Saat Tahun Baru di Thailand, 500 Orang Tewas di Jalan
Sabtu, 5 Januari 2019 | 12:21 WIB
Bangkok- Hampir 500 orang tewas di jalan-jalan Thailand selama liburan Tahun Baru. Penyebab utama kecelakaan lalu lintas itu adalah minuman beralkohol saat mengemudi.
Menurut pejabat Thailand, sebanyak 463 orang tewas dan hampir 4.000 lainnya terluka dalam kecelakaan di jalan antara Thailand antara antara periode tujuh hari berbahaya yakni 27 Desember dan 2 Januari.
Angka ini lebih tinggi daripada yang dari liburan Tahun Baru tahun 2017, ketika 423 orang tewas dalam kecelakaan di jalan.
Pada Kamis (3/1), Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand (DDPM) menyatakan, pada Hari Tahun Baru saja, 89 orang tewas, sementara hampir 700 lainnya terluka di seluruh negeri.
Dikenal secara lokal sebagai "tujuh hari berbahaya", periode liburan tujuh hari, yang berakhir pada hari Rabu (2/1) tahun 2019, terus dipantau untuk mengantisipasi kematian di jalan raya selama liburan Tahun Baru setiap tahun.
Menurut DDPM, selama liburan Tahun Baru, mengemudi sambil minum adalah penyebab utama kecelakaan, terhitung lebih dari 30% dari kasus kecelakaan.
Selain mabuk sambil mengemudi, kecelakaan lalu lintas juga dipicu oleh aksi kebut-kebutan namun jumlahnya di bawah 30%.
Tetapi hampir 80% dari semua kecelakaan lalu lintas itu melibatkan sepeda motor, kendaraan paling populer di Thailand.
Jalan-jalan Thailand adalah lokasi yang paling mematikan ke sembilan di dunia menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terbaru yang diterbitkan pada Desember 2018.
Negara Asia Tenggara itu menyandang peringkat sebagai negara paling berbahaya kedua untuk kecelakaan lalu lintas. Thailand bahkan berada di peringkat kedua pada tahun 2015.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




