Angka Kemiskinan di Provinsi Bengkulu Masih Tinggi 15,6 Persen
Rabu, 27 Maret 2019 | 07:51 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengungkapkan saat ini masih ada 4 kabupaten yang membebani angka kemiskinan di daerah ini. Akibatnya, angka kemiskinan di Bengkulu masih tinggi sebesar 15,6 persen.
"Saat ini, masih ada 4 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, yang membebani angka kemiskinan daerah ini, karena angka kemiskinan di daerah tersebut masih di atas 19 persen," kata Gubernur Rohidin Mersyah pada acara Musrenbang Provinsi Bengkulu, Selasa (26/3).
Acara Musrenbang Provinsi Bengkulu tahun 2019 tersebut, dihadiri para bupati dan wakil wali kota di daerah ini. Adapun bupati yang hadiri di acara tersebut, antara lain Bupati Lebong, Rosjonsyah, Bupati Kepahiang, Hidayat Sjahid, Bupati Mukomuko, Choirul Huda dan Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, serta para kepala OPD di lingkup Pemprov Bengkulu.
Rohidin menjelaskan, 4 kabupaten dan kota yang membebani angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu tersebut, antara lain Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur. Sedangkan 6 kabupaten lainnya, yakni Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, Lebong, Kepahiang, Bengkulu Utara dan Mukomuko angka kemiskinanya sudah dibawah rata-rata nasional.
Bahkan, angka kemiskinan untuk Kabupaten Bengkulu Utara setiap tahun terus menurun. Dengan demikian, angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu juga ikut turun sesuai yang diharapkan. Angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu, kata Rohidin Mersyah saat ini masih sebesar 15,6 persen atau telah terjadi penurunan sebesar 1,4 persen dari sebelumnya sebesar 17 persen.
Pemprov Bengkulu menargetkan angka kemiskinan di daerah ini pada tahun 2021 ditarget tinggal 13 persen, dan bila menungkinan dibawah 13 persen. "Kita targetkan akhir tahun 2021 angka kemiskinan di Bengkulu tinggal 13 persen," ujarnya.
Untuk merealisasikan target angka kemiskinan di Bengkulu pada 2021 sebesar 13 persen tersebut, kata Gubernur Rohidin dibutuhkan koordinasi antar kabupaten, kota dan provinsi dalam hal pelaksanaan program pembangunan.
Sebab, tanpa ada koordinasi yang baik dalam pelaksanaan pembangunan antar kabupaten, kota dan provinsi di daerah ini, maka hasil yang dicapai tidak akan maksimal.
Karena itu, Musrenbang Provinsi Bengkulu, ini akan menyelaraskan program pembangunan antara kabupaten, kota dan provinsi yang akan dilaksanakan pada 2019. Dengan adanya singkronisasi tersebut, harapkan pembangunan yang dilaksanakan oleh kabupaten, kota dan provinsi dapat mencapai sasaran untuk meningkat kesejahteraan rakyat.
Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, maka jumlah orang miskin di masing-masing kabupaten dan kota di daerah ini akan terus berkurang, sehingga ke depan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu akan berkurang secara signifikan dari sekarang sebesar 15,5 persen.
"Saya optimistis jika koordinasi pelaksanaan pembangunan antar kabupaten, kota dan provinsi di Bengkulu, berjalan baik dan lancar, maka pembangunan yang dilaksanakan pemerintah akan tepat sasaran, sehingga berhasil menurunkan angka kemiskinan di daerah ini," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi membantah Kota Bengkulu menjadi beban angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu, karena angka kemiskinan masih tinggi di atas 19 persen.
"Angka kemiskinan di Kota Bengkulu masih tinggi di atas 19 persen tersebut, tidak benar karena BPS menggunakan data tahun 2015 lalu. Saya kira angka kemiskinan di Kota Bengkulu, saat ini dibawah 19 persen atau paling banyak orang miskin di Kota Bengkulu sekitar 60.000 jiwa," ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Bengkulu, akan melakukan pendataan ulang data kemiskinan di daerah ini. Sebab, angka kemiskinan di Kota Bengkulu, tidak sebesar apa yang disampaikan BPS Bengkulu.
"Pemkot Bengkulu, akan terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah ini melalui berbagai program pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat kurang mampu di daerah ini," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




