KPU Berharap Pertanyaan Debat Capres Tak Bocor
Rabu, 27 Maret 2019 | 21:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengingatkan kepada seluruh panelis dan moderator debat keempat Pilpres 2019 untuk mematuhi pakta integritas dalam menjalankan tugas.
"Jangan nanti di antara panelis dan moderator ada yang membocorkan pertanyaan," kata Arief dalam acara penandatanganan pakta integritas panelis dan moderator debat keempat Pilpres di Jakarta, Rabu (27/3/2019).
Arief juga mengingatkan agar moderator dan panelis tidak memberitahukan pertanyaan debat kepada pihak manapun termasuk kepada media.
Para panelis, kata Arief, adalah individu-individu yang independen dan tidak menjadi tim sukses. Menurutnya, mereka berasal dari berbagai kampus dan juga ahli di bidangnya serta terpercaya integritasnya.
"Panelis akan menyelesaikan tugasnya, dan kami serahkan sepenuhnya kepada panelis kapan dijadwalkan untuk diserahkan kepada KPU, tapi kami harap tidak diserahkan jauh-jauh hari sebelum dimulainya debat supaya kami tidak dituding-tuding menerima pertanyaan sudah lama nanti ada apa-apa," ujar Arief.
Sebelumnya, KPU bersama dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf serta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga telah menyepakati menunjuk dua orang moderator debat keempat yakni Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.
KPU bersama TKN dan BPN juga telah menyepakati sembilan orang panelis yang bertugas menyusun pertanyaan sesuai tema debat keempat yakni ideologi, pemerintahan, keamanan serta hubungan internasional. Sembilan panelis tersebut yaitu:
1. Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar periode 2018-2022, dan Guru Besar Sosiologi Unhas.
2. Prof Dr Chairil Effendy MS, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Periode 2007-2011, Profesor Sastra Untan (bidang sastra Nusantara, pegiat budaya).
3. Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, Rektor Unsyiah Periode 2018-2022 (periode kedua).
4. Prof KH Yudian Wahyudi, Rektor UIN Sunan Kalijaga.
5. Prof Subhilhar, MA, Ph.D., Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.
6. Radhar Panca Dahana, Sastrawan dan budayawan.
7. Anis Hidayah, Direktur Eksekutif Migrant Care.
8. Prof Dr David S Perdanakusuma dr Sp BP-RE(K), Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI periode 2018-2021), dosen Universitas Airlangga.
9. Prof H Yos Johan Utama SH M.Hum, Rektor Universitas Diponegoro periode 2019-2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




