Deklarasi Rumah Hijau, Ma'ruf Ajak Masyarakat Tidak Takut Mencoblos

Rabu, 27 Maret 2019 | 22:32 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
KH Ma'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin (beritasatu.com/istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengajak masyarakat untuk tidak takut mencoblos ke tempat pemungutan suara (TPS). Seruan itu disampaikan Kiai Ma'ruf saat menghadiri deklarasi dukungan dari Rumah Hijau di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).

"Ya, ada isu untuk mempengaruhi masyarakat untuk tidak ke TPS. Didorong untuk golput. Bisa dengan cara biasa dengan cara halus, bisa juga dengan cara intimidasi. Karena itu masyarakat jangan takut," kata Ma'ruf, dalam rilis Tim Kampanye Nasional (TKN).

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia itu melanjutkan, negara akan menjamin keselamatan warganya dalam menentukan pilihan di Pemilu. Karena itu, Kiai Ma'ruf meminta masyarakat tidak takut dengan ancaman-ancaman dari pihak tak bertanggung jawab itu.

"Berikan hak suaranya dengan penuh kesadaran dan keberanian. Tidak ada rasa takut mengambil tanggung jawabnya sebagai warga bangsa," kata Ma'ruf.

Deklarasi dari Rumah Hijau ini, menurut Ma'ruf, sangat sederhana tetapi berkesan. Deklarasi digelar di sebuah gudang.

"Jadi sekian banyak, ribuan orang menyatakan dukungan dari ngaji dengan khusyuk karena itu makin yakin kemenangan akan diraih lebih besar lagi, terutama di Temanggung," ucapnya.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengatakan, relawan Rumah Hijau telah berjanji untuk bekerja door to door dan man to man. "Dan mereka ini kaum milenial," pungkasnya.

Call Center
Sementara itu, Relawan Millenial Jokowi-Ma'ruf Amin (Remaja) meluncurkan call center untuk menepis hoaks dan mensosialisasikan program pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin.

Sekretaris Jenderal Remaja Dhika Yudistira menerangkan, call center sebagai wadah untuk klarifikasi hoax atau berita bohong dan mensosialisasikan visi-misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi ketika masyarakat yang ingin lebih tahu soal visi misi program dan lain-lain, itu bisa menghubungi call center 0811-9704-111 atau juga 0819-5333-110," ujar Dhika di Wonosobo.

Penyebaran hoax yang begitu masif jelang Pilpres menjadi alasan Remaja membuka call center. Menurut Dhika, masyarakat bisa menghubungi call center melalui pesan singkat, Whats App, telepon, atau situs remaja.id.

"Ini juga untuk menampung agar masyarakat bisa menguji ini hoax atau bukan. Dan kita siap menampung pengaduan," kata Dhika.

Ma'ruf mengapresiasi adanya call center tersebut. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini berharap call center bisa menampung, sekaligus mensosialisasikan visi-misi Jokowi-Ma'ruf.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon