KPU: Kesalahan Entry Data C1 Terjadi pada Semua Paslon

Minggu, 21 April 2019 | 21:35 WIB
YP
WP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WBP
Ilustrasi KPU
Ilustrasi KPU (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, menegaskan bahwa kesalahan memasukkan salinan data scan C1 terjadi pada semua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Coba kita lihat seksama, kekeliruan memasukkan data C1 itu juga terjadi di pihak 01 juga. Sehingga kekeliruan informasi hasil C1 itu juga terjadi di pihak 01 dan pihak 02," ujar Wahyu Setiawan ketika dihubungi wartawan, Minggu (21/4).

Wahyu Setiawan menegaskan kekeliruan tersebut tidak diarahkan untuk memenangkan paslon tertentu, namun murni karena human error. "Bukan karena petugas KPU ingin curang. Jadi tidak benar kalau kekeliruan itu seluruhnya menyangkut pihak tertentu. Jadi tidak ada kekeliruan itu diarahkan untuk menguntungkan atau merugikan pihak tertentu," tandas Wahyu Setiawan.

Sampai saat ini, kata Wahyu Setiawan, baru terdapat 9 titik yang terjadi kesalahan entry data scan C1. Sementara jumlah TPS sebanyak 810.000 lebih sehingga tidak bisa dikatakan kekeliruan terjadi di mayoritas TPS. "Kalau kita cermati kekeliruan itu 100 persen human error," tegas Wahyu Setiawan.

Lebih lanjut, Wahyu Setiawan mengatakan pihaknya memastikan agar kesalahan memasukkan data C1 ke situng tidak terulang lagi. Sebelum data scan C1 dimasukkan, KPU melakukan verifikasi dengan data yang akan dimasukkan. "Sebelum entry, kami melakukan kegiatan yang namanya verifikasi. Verifikasi itu secara serentak untuk mengecek apakah betul atau tidak (datanya) itu juga untuk memastikan ada human error dalam proses penghitungan," pungkas Wahyu Setiawan.'

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niat sama sekali melakukan kecurangan dalam melakukan entry data C1 ke Situng KPU. Menurut Arief, kesalahan entry data C1 merni karena faktor human eror, yakni kelelahan para petugas KPU di daerah.

Sebelumnya, ditemukan sejumlah kesalahan entry data C1 ke Situng dari sejumlah TPS di beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, Riau, Maluku, Jawa Tengah, NTB, Banten, dan Jawa Barat. KPU telah melakukan koreksi atas kesalahan entry data C1 tersebut dan mengakui kesalahan tersebut sebagai kesalahan petugas, bukan karena situng KPU diretas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon