Anggota Polri yang Meninggal Amankan Pemilu Jadi 22 Orang
Senin, 29 April 2019 | 15:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Jumlah anggota Polri yang gugur dalam pengamanan Pemilu serempak 2019 terus merambat naik. Tercatat ada 22 orang anggota korps baju cokelat itu yang menghembuskan nafas terakhirnya.
Pemilu yang digelar serempak, yang salah satunya dengan pertimbangan irit biaya itu, memang benar-benar "boros" nyawa.
"Berita duka personel Polri yang gugur pada tahapan pengamanan pemilu, sampai hari ini, ada 22 orang. Rekan-rekan Polri yang gugur itu akan mendapatkan haknya," kata Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Senin (29/4/2019).
Hak itu adalah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa atau anumerta, santunan kepada keluarga, dan ketiga diberikan beasiswa kepada putra putri dari anggota yang gugur.
"Juga asuransi resiko kematian akibat melaksanakan tugas tersebut. Beasiswa putra putrinya sampai SMA," lanjutnya.
Kebanyakan anggota polri yang meninggal karena kelelahan, serangan jantung, dan kecelakaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




