Bintara Protes Uang Pengaman Pemilu, Kapolda: Itu Salah Paham
Senin, 29 April 2019 | 17:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com— Kapolda Maluku Utara Brigjen Suroto mengatakan aksi bintara personel Polres Halmahera Selatan usai apel pagi Senin (29/6/2019) yang menuntut kapolres memberi penjelasan mengenai uang pengaman pemilu yang selalu dipotong hanya kesalahpahaman.
"Itu miss komunikasi saja. Bukan pemotongan, kemarin pengamanan pemungutan sampai penghitungan suara di TPS (tempat pemungutan suara) dan PPK (panitia pemilihan kecamatan) kan molor beberapa hari, sementara sesuai DIPA (daftar isian pagu anggaran) yang diberikan kan cuma enam hari," kata Suroto saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (29/4/2019).
Para bintara kata jenderal bintang satu ini, menuntut kekurangan karena lelah dan spontan. Mereka lalu diberi penjelasan dan menurut Suroto bisa menerima. Saat ini, situasi sudah di selesaikan dan kondusif.
Untuk diketahui, berdasarkan video yang beredar di youtube, para bintara itu mengamuk usai apel pagi. Mereka meminta penjelasan mengenai uang pengaman pemilu yang dari setiap tahapan pelaksanaan selalu dilakukan pemotongan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




