Bantu Fasilitas Air Bersih dan MCK, BTN Harap Warga Bengkulu Makin Produktif

Minggu, 18 Agustus 2019 | 22:34 WIB
MT
B
Penulis: Mashud Toarik | Editor: B1
Direktur Utama BTN Maryono bersama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, 
Asisten Deputy Restrukturisasi, Pendayagunaan Portfolio Kepemilikan Negara Minoritas Kementerian BUMN Aditya Dharmawantara dan Ketua Yayasan Fatmawati Hildawati Hassan Din bersama perwakilan 11 BUMN lainnya melakukan peletakan batu pertama monumen patung fatmawati di Simpang Lima kota Bengkulu, Sabtu (17/8/2019).
Direktur Utama BTN Maryono bersama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Asisten Deputy Restrukturisasi, Pendayagunaan Portfolio Kepemilikan Negara Minoritas Kementerian BUMN Aditya Dharmawantara dan Ketua Yayasan Fatmawati Hildawati Hassan Din bersama perwakilan 11 BUMN lainnya melakukan peletakan batu pertama monumen patung fatmawati di Simpang Lima kota Bengkulu, Sabtu (17/8/2019). (Beritasatu Photo/Istimewa)

Bengkulu, Beritasatu.com – Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu, salah satunya melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi agar masyarakat tambah sejahtera.

"Kita melihat Bengkulu ini sebetulnya daerah yang penuh dengan sejarah, subur, meski masih banyak yang belum diproduktifkan. Hal ini karena letak demografinya yang agak berbeda. Maka pembangunan infrastruktur itu penting," kata Direktur Utama BTN Maryono dalam keterangan resminya, Minggu (18/8/2019)

Menurut Maryono, pembangunan Bengkulu yang masih tertinggal dengan daerah lainnya, disebabkan berjauhan dengan infrastruktur misalnya Trans Sumatera. Melihat hal tersebut, maka BUMN akan berupaya mendorong pembangunan agar bisa mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya.

Secara khusus, BTN memberikan bantuan CSR sebesar Rp 1,8 miliar yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan elektrifikasi, membangun MCK, air bersih, sembako, beasiswa dan perbaikan rumah warga. Bantuan diserahkan pada Pemprov Bengkulu usai upacara bendera HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8/2019).

"Kita buat sentra-sentra yang produktif, kita buat sementara fasilitas penunjang, maka sebagai bagian dari BUMN, Bank BTN memberikan fasilitas-fasilitas kepada masyarakat seperti air bersih dan MCK," terangnya.

Langkah ini, lanjut dia, diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat bisa lebih produktif, sehingga masyarakat tidak kehilangan waktu untuk mencari air, karena adanya fasilitas air bersih dan MCK tersebut.

"Waktu masyarakat bisa lebih efektif digunakan untuk bekerja, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya," jelasnya.

Tahap kedua, Maryono mengungkapkan, Bank BTN akan memberikan masukan bagaimana masyarakat bisa memproduktifkan tanah-tanah yang dimiliki misalnya tanaman apa yang dapat dikembangkan. "Ini perlu adanya suatu pembinaan-pembinaan," ujarnya.

Selain itu, Bank BTN juga melihat Bengkulu bisa disentuh dengan program sejuta rumah, salah satunya dengan KPR Mikro.

Dari kondisi ini perseroan melihat kekurangan perumahan atau backlog itu betul-betul luar biasa besar dan harus bisa diatasi.

"Saya melihat perekonomian di Bengkulu masih bisa ditingkatkan dan kita bisa bantu dari sisi perumahannya," paparnya.

Monumen Fatmawati

Pada kesempatan yang sama Bank BTN bersama BUMN lainnya akan membangun monumen Pahlawan Fatmawati di kota Bengkulu.

"Ini menjadi momen yang sangat penting dan strategis, kami hadir bersama BUMN lainnya sebagai program BUMN Hadir untuk Negeri bertepatan dengan HUT RI ke-74," papar Maryono.

Adapun monumem Patung Fatmawati dibuat oleh Nyoman Nuarta, salah satu pematung ternama di Indonesia.

Menurut rencana patung berbahan dasar tembaga dan kuningan ini dibangun dengan total tinggi mencapai 7 meter yang menggambarkan Fatmawati sedang menjahit bendera pusaka merah putih.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon