Dinsos DKI: Anak-anak Pelaku Kerusuhan 21-22 Mei Perlu Dibina

Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:35 WIB
CF
JS
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: JAS
Perayaan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta di Panggung Jawara Hysteria Dunia Fantasi, kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol pada Kamis (22/8/2019) pagi.
Perayaan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta di Panggung Jawara Hysteria Dunia Fantasi, kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol pada Kamis (22/8/2019) pagi. (Beritasatu Photo/Carlos Roy Fajarta Barus)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah melihat anak-anak yang menjadi pelaku kerusuhan 21-22 Mei 2019 saat Pemilu 2019 lalu perlu mendapatkan pembinaan dan hak-hak mereka sebagai anak.

Hal tersebut disampaikannya saat perayaan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta di Panggung Jawara Hysteria Dunia Fantasi, kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol pada Kamis (22/8/2019) pagi.

"Untuk anak-anak yang terlibat kerusuhan 21-22 Mei perlu dilakukan pembinaan dan mereka perlu mendapatkan hak-haknya sebagai anak. Namun apakah nantinya ada keringanan itu kita rasa wewenang bukan di kami namun ada di Kemsos dan pihak terkait," ujar Irmansyah.

Dikatakannya, anak-anak yang berhadapan hukum pada 21-22 Mei lalu ada yang ditempatkan di Balai Dinsos dan Kemsos. Pola pembinaan rehabilitasi sosial mereka sebagai anak perlu tetap terpenuhi, namun proses hukum yang mereka jalani tetap dijalankan.

"Anak jalanan di Jakarta sebetulnya trennya menurun cuma datanya enggak saya bawa, tidak saya pegang. Untuk anak-anak jalanan panti sosial bina remaja seperti anak jalanan dan anak punk di dua tempat PSBR 2 di Serpong. Sedangkan untuk PSA4 Cengkareng itu untuk anak-anak berhadapan dengan hukum," kata Irmansyah.

Dinas Sosial DKI Jakarta dikatakannya sudah memiliki pos APBD DKI Jakarta yang mencukupi untuk alokasi pembinaan bagi anak-anak jalanan.

"Pekerja sosial dan penyuluh sosial yang ada sekarang, kami rasa sudah mencukupi. Kita punya 439 P3S di 279 titik serta jumlah panti kita ada 22 panti di 29 lokasi termasuk salah satunya Balai Handayani di Cipayung," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut pihak pengelola kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol memberikan akses masuk dan bermain gratis ke wahana-wahana yang ada di dalam Dunia Fantasi bagi anak-anak jalanan dan disabilitas. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon