Penembakan di Tayang Perdana Film Batman

Polisi Colorado: TKP Masih Sibuk dan Berantakan

Jumat, 20 Juli 2012 | 16:26 WIB
AH
B
Penulis: AP/ Arsito Hidayatullah | Editor: B1
Film
Film "Dark Knight Rises". (screenrant)
"Kami hanya punya sedikit sekali informasi yang udah bisa disampaikan sejauh ini."

Pihak kepolisian setempat di Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi telah terjadinya sebuah aksi penembakan di sebuah bioskop dekat Denver, tepatnya di Aurora, Colorado. Sementara itu, petugas medis lokal mengakui bahwa sejumlah korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat dari lokasi itu.

Polisi Aurora, Colorado, menyebutkan bahwa sejauh ini mereka masih berupaya menangani insiden itu. Untuk diketahui, penembakan mendadak yang terjadi di gelar tayangan perdana (premiere) film Batman, The Dark Knight Rises itu, dilaporkan berlangsung di sebuah pusat pertokoan (mal) setempat.

Menurut juru bicara kepolisian setempat, Cassidee Carlson, mereka masih belum bisa memberikan keterangan lebih jauh soal insiden itu. "Lokasi kejadian (TKP) masih sangat aktif (berantakan dan sibuk), dan kami hanya punya sedikit sekali informasi yang sudah bisa disampaikan sejauh ini," katanya.

Sementara itu, menurut juru bicara dari Swedish Medical Center, Nicole Williams, setidaknya dua orang terluka sudah masuk untuk dirawat intensif di rumah sakitnya. Dia pun menyebutkan bahwa keduanya berada dalam kondisi kritis.

Williams menambahkan pula bahwa menurut petugas tanggap darurat, masih akan ada banyak korban lainnya dari peristiwa penembakan itu yang akan dimasukkan ke rumah sakit.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi penembakan itu dilaporkan telah melukai sekitar 30-40 orang. Saksi mata yang dikutip radio setempat, Radio 850 KOA, menyebut bahwa seorang laki-laki bermasker gas tiba-tiba saja melepaskan tembakan di lokasi itu. Sang lelaki misterius lantas juga memasang  peralatan yang diduga semacam bom gas.

Reuters yang juga mengutip Radio KOA, memberitakan bahwa peristiwa itu telah mengakibatkan setidaknya 10 orang korban tewas. Media lain bahkan memberitakan sudah ada belasan orang korban tewas. Namun terhadap hal ini, sejauh ini belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon