Gubernur DKI: Sayangi Anak dan Jadilah Anak Bahagia
Jumat, 24 Juli 2020 | 12:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan khusus kepada masyarakat dan anak di Jakarta pada peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli 2020. Poin penting pesan Anies untuk masyarakat khususnya orang tua adalah menyayangi anak. Sementara untuk anak, Anies meminta agar menjadi anak yang selalu bahagia.
"Peringatan Hari Anak Nasional ini membuat kita harus sadar ini namanya peringatan. Kalau peringatan itu tujuannya mengingatkan, Apa peringatannya? Sayangi anak-anak sebagaimana kita menyayangi anak kita sendiri," ujar Anies dalam sambutannya di acara Dialog Interaktif Gubernur Provinsi DKI Jakarta dengan Anak Jakarta yang digelar secara virtual pada puncak acara Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020).
Anies berharap masyarakat mempunyai kepedulian terhadap anak-anak, bukan saja terhadap anaknya sendiri, tetapi untuk semua anak di Indonesia. Pastikan anak-anak tidak bermain di tempat berisiko, jika temukan anak demikian, maka perlu disapa dan ditegur agar menghindari tempat yang berisiko.
"Kalau lihat statistik, anak-anak di Indonesia yang terkena Covid-19 itu jumlahnya cukup banyak. Dan kalau kita perhatikan terutama di Jakarta ini kita memiliki jumlah yang besar. Kalau lihat angka, jangan pandang itu sebagai statistik. Itu adalah anak dari kita. Dan tanggung jawab kita adalah menyayangi, melindungi, membesarkan, mendidik, dan kemudian menjadikannya sebagai pribadi-pribadi yang mandiri," tutur Anies.
Dalam sikap menyayangi tersebut, Anies minta para orang tua tidak membatasi gerak-gerik akan yang selalu punyai keinginan akan hal-hal yang baru. Orang tua, kata dia, harus mengarahkan anak-anak sembari ditanamkan nilai-nilai baik itu nilai agama maupun nilai budaya.
"Kemudian tumbuhkan akhlak, karakter dan itu melalui proses pembiasaan di rumah, di sekolah dan di antara keduanya. Insyaallah bekali dengan kemampuan, kompetensi, keterampilan, mereka akan menjadi anak-anak yang insyaallah memberikan manfaat di zamannya," jelas Anies.
Di tengah pandemi Covid-19, Anies mengakui tidak mudah bagi orang tua untuk menjaga dan mendidik anak yang sudah mengalami kebosanan berada di rumah. Karena itu, kata dia, mau tidak mau orang tua harus kreatif mencari cara agar anak-anak bisa menikmati kondisi selalu berada di rumah di tengah pandemi Covid-19.
"Buat orang tua, masa pandemi ini bukan pekerjaan yang mudah, mendidik di rumah itu sulit. Saya dan istri mengalami yang sama. Kita juga mengalami kerumitan karena anak-anak yang harus berada di rumah terus, mereka sudah bosan melampaui batas kebosanan yang pernah mereka bayangkan dan saya rasa ini dialami oleh semua anak," cerita dia.
Anies mengimbau agar menjadi anak-anak yang bahagia, menikmati pertumbuhan, sering bermain dan mencoba sesuatu yang baru. Anak-anak, kata Anies, juga perlu aktif dan terlibat serta tidak boleh dibiarkan diam karena menonton televisi atau game di handphone atau laptop.
"Jadi jangan sampai anak-anak kita justru dianggap bagus kalau anteng. Nanti orang tuanya menyalakan TV, kasih video game, setelah itu anaknya di rumah duduk tenang, anteng. Nah itu malah masalah tuh. Lebih baik anaknya aktif, anaknya terlibat. Memang buat orang tua bisa repot, tapi bagi anak-anak itu baik," pungkas Anies.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




