Satgas Covid-19 Bengkulu Fokus Sosialisasi Protokol Kesehatan ke Masyarakat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:24 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Satgas Penanganan Covid-19 Bengkulu, hingga kini masih fokus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat guna mengendalikan penyebaran virus corona di daerah ini.
"Sampai kini Satgas Penanganan Covid-19 di Bengkulu, masih fokus untuk mensosialisasikan protokol kesehatan secara masib kepada masyarakat di daerah ini agar penyebaran virus corona dapat dikendalikan dan jumlahnya tidak terus meningkat ke depan," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Selasa (11/8/2020).
Ia mengatakan, protokol kesehatan yang masih disosialisasikan hingga ke pelosok desa di Bengkulu, antara lain rajin mencuci tangan, wajib memakai masker bila keluar rumah, jaga jarak bila berinteraksi dengan orang lain serta tidak berkerum dengan banyak orang.
Namun, untuk penggunakan masker dalam sosialisasi protokol kesehatan benar-benar ditekankan, dan masyarakar wajib memakai saat berada di luar rumah. Hal ini dilakukan agar masyarakat terhindar dari ancaman terjangkit virus corona.
Terkait dengan hal tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Bengkulu, dibantu anggota TNI, Polri dan Satpol PP pemprov setempat, masih gencar melakukan razia penggunaan masker di tempat -tempat yang ramai dikunjungi orang, seperti tempat wisata Pantai Panjang, pasar tradisonal, mal, tempat lain yang banyak didatangi masyarakat setempat.
"Di tempat-tempat ini menjadi fokus kita melaksanakan razia masker. Bagi warga yang tertangkap tidak makai masker diberikan teguran dan bagi mereka tidak memiliki masker langsung diberikan gratis dan dipakai," ujarnya.
Selain itu, warga terjaring razia masker diberikan pengertian soal penting penggunaan masker saat berada di luar luar. Dengan cara ini diharapkan timbul kesadaran dari masyarakat untuk aktif memakai masker ketika berada di luar rumah.
Soalnya, kata Herwan tanpa ada kesadaran yang tinggi dari masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker, maka virus corona di Bengkulu, tidak akan menghilang dalam waktu dekat.
Selain itu, akibat masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, khususnya memakai masker, maka kasus virus corona di Bengkulu, akan terus meningkat. Karena itu, salah satu upaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Bengkulu, dengan cara meningkatkan kesadaran warga menggunakan masker dan item protokol kesehatan lainnya.
"Saya dan yakin jika masyarakat Bengkulu, taat menerapkan protokol kesehatan saat berada diluar rumah, maka kasus Covid-19 di daerah ini terus menurun dan dapat dikendalikan dengan baik sesuai harapan," ujarnya.
Upaya lainnya mengendalikan wabah Covid-19 di Bengkulu, Satgas meminta para kepala desa (Kades) di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu, aktif mengawasi setiap orang luar masuk ke daerahnya selama 24 jam dan wajib menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
Isolasi mandiri ini tidak hanya bagi warga asal zona merah, tapi semua orang luar masuk ke sebuah desa di Bengkulu, wajib menjalani isolansi mandiri di rumah selama 14 hari, agar tidak menularkan Covid-19 di desa tersebut.
"Jika hal ini dapat diterapkan dengan bai oleh para Kades di Bengkulu, maka insya allah kasus Covid-19 di Bengkulu, akan terus melandai dan dapat dikendalikan dengan baik," ujarnya.
Data kasus Covid-19 di Bengkulu, saat ini tercatat sebanyak 258 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 156 orang dinyatakan sembuh dan 22 orang dilaporkan meninggal dunia serta sisanya menjalani perawatan di rumah sakit dan isolamsi mandiri di rumah.
Sedangkan jumlah suspek sebanyak 1.192 kasus dan jumlah sampel spesimen yang sudah dilakukan Dinkes Bengkulu sebanyak 3.573 sampel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




