Masturbasi di Taman, Pendeta AS Divonis 3 Tahun
Jumat, 24 Agustus 2012 | 17:56 WIB
Ia menolak dikatakan masturbasi, tetapi hanya memasukkan tangan ke celana panjangnya
Seorang pendeta terkenal di Lousiana, Amerika Serikat diputuskan bersalah oleh pengadilan setempat setelah terbukti melakukan perbuatan tidak senonoh di sebuah taman dekat tempat bermain anak-anak tahun lalu.
Grant Storms yang dikenal vokal menentang kaum gay dihukum tiga tahun masa percobaan oleh hakim Ross LaDart, Kamis (16/8). Ia ditangkap pada Februari 2011 saat melakukan masturbasi di Taman Lafreniere. Itu adalah kali ketiga dalam seminggu ia melakukan masturbasi di tempat yang sama.
Storms ditangkap setelah adanya polisi mendapat laporan dari dua orang perempuan yang melihat dirinya sedang masturbasi sambil memandang anak-anak yang sedang bermain di taman.
"Lafreniere adalah sebuat tempat publik. Taman itu dijadikan pilihan Stroms untuk masturbasi," kata LaDart saat mengumumkan putusan pengadilan.
Dalam pengakuannya kepada petugas polisi, Kevin Balser, Storm menyatakan dirinya tidak melakukan masturbasi. Ia hanya memasukkan tangannya ke dalam celana panjangnya. Ia menambahkan, saat itu dirinya sedang istirahat sejenak dari pekerjaannya sebagai pemotong rumput. Lalu, dirinya ke taman untuk meminum bir.
"Kenapa kamu pergi ke taman dan melakukan masturbasi?," tanya Balser.
"Saya tidak tahu. Saya rasa itu [masturbasi] menjadi sebuah sensasi," katanya.
Seorang pendeta terkenal di Lousiana, Amerika Serikat diputuskan bersalah oleh pengadilan setempat setelah terbukti melakukan perbuatan tidak senonoh di sebuah taman dekat tempat bermain anak-anak tahun lalu.
Grant Storms yang dikenal vokal menentang kaum gay dihukum tiga tahun masa percobaan oleh hakim Ross LaDart, Kamis (16/8). Ia ditangkap pada Februari 2011 saat melakukan masturbasi di Taman Lafreniere. Itu adalah kali ketiga dalam seminggu ia melakukan masturbasi di tempat yang sama.
Storms ditangkap setelah adanya polisi mendapat laporan dari dua orang perempuan yang melihat dirinya sedang masturbasi sambil memandang anak-anak yang sedang bermain di taman.
"Lafreniere adalah sebuat tempat publik. Taman itu dijadikan pilihan Stroms untuk masturbasi," kata LaDart saat mengumumkan putusan pengadilan.
Dalam pengakuannya kepada petugas polisi, Kevin Balser, Storm menyatakan dirinya tidak melakukan masturbasi. Ia hanya memasukkan tangannya ke dalam celana panjangnya. Ia menambahkan, saat itu dirinya sedang istirahat sejenak dari pekerjaannya sebagai pemotong rumput. Lalu, dirinya ke taman untuk meminum bir.
"Kenapa kamu pergi ke taman dan melakukan masturbasi?," tanya Balser.
"Saya tidak tahu. Saya rasa itu [masturbasi] menjadi sebuah sensasi," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




