Pramono: Tegur Anak yang Kelelahan, Presiden Mungkin Lelah Juga

Kamis, 30 Agustus 2012 | 11:07 WIB
EA
B
Penulis: Ezra Sihite/ Arsito | Editor: B1
Pramono Anung.
Pramono Anung. (Antara/Yudhi Mahatma)
Menurut Pramono Anung, adalah wajar anak-anak kelelahan di acara bersama Presiden, sementara Presiden sendiri juga mungkin sudah lelah.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung menilai bahwa teguran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada anak-anak yang tertidur saat dirinya berpidato, tak perlu dibesar-besarkan. Masalah dalam konteks itu, oleh Pramono dinilai hanya soal anak-anak yang kelelahan dan Presiden yang menurutnya mungkin lelah juga.

"Anak-anak itu kan dibangunkan pukul 06.00 pagi untuk bisa melihat Presiden-nya secara langsung. Apalagi dihadirkan di TMII, itu kan butuh waktu yang lama. Pasti kan sudah lelah," kata Pramono, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8).

"Saya lihat, mungkin Presiden menegur karena Presiden-nya juga lelah," ujarnya.

Seperti diketahui, kemarin saat berpidato dalam rangka Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Presiden SBY sempat selama beberapa menit berhenti berbicara, untuk meminta agar anak-anak yang tertidur dibangunkan.

"Saya tidak lihat (itu) sebuah persoalan yang besar. Namanya Presiden, menegur anak kan boleh saja," tambah mantan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Lebih jauh, dalam konteks acara resmi bersama Presiden, Pramono mengatakan bahwa setiap pihak yang turut menyiapkan protokoler seharusnya mengerti kelelahan para peserta. Dia pun memberi contoh saat anaknya akan mengikuti acara bersama Presiden, di mana persiapannya memang terlalu pagi.

"Kebetulan, anak saya (juga) pernah pukul 04.00 pagi sudah dibangunkan, padahal acaranya pukul 10. Saya yakin itu juga yang terjadi pada anak-anak itu," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon