Riedl Siap Tangani Timnas Gabungan PSSI-KPSI
Sabtu, 29 September 2012 | 21:20 WIB
Pelatih Timnas versi Komite Penyelemat Sepak Bola Indonesia (KPSI) Alfred Riedl mengaku siap jika dirinya nanti ditunjuk untuk menangani Timnas gabungan antara KPSI dan PSSI.
"Saya siap untuk menangani Timnas gabungan ini. Namun, yang terpenting sekarang Timnas ini satu dulu karena ini yang terbaik bagi persepakbolaan di Indonesia," tegasnya saat menggelar jumpa pers disela-sela Training Camp (TC) tahap II Timnas versi KPSI di Batu, hari ini, Sabtu (29/9).
Hanya saja, jika Timnas sudah bergabung dan menjadi satu, pemain yang dipilih (dipanggil) harus pemain terbaik dan para pemain terbaik ini juga harus bisa main untuk menghadapi laga internasional.
Jangan sampai jika akhirnya nanti para pemain terbaik di Indonesia ini tidak dipanggil Timnas yang otomatis juga tidak akan dimainkan dalam even internasional.
AFC memutuskan bahwa Timnas versi KPSI mapun PSSI harus bergabung dan ke depan hanya ada satu Timnas Indonesia. Saat ini Timnas Indonesia juga ada dua tim, yakni versi KPSI yang dilatih Alfred Riedl dan versi PSSI yang dilatih oleh Nil Maizar.
Timnas versi KPSI saat ini sedang menggelar TC tahap II di lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu yang dipimpin oleh Alfred Riedl. TC tersebut dilakukan untuk memantapkan kesiapan pemain menjelang laga AFF.
TC yang diikuti oleh 24 pemain tersebut akan berlangsung selama 12 hari hingga 5 Oktober mendatang. Sebelumnya Timnas versi KPSI itu juga menggelar TC tahap pertama di tempat yang sama.
Para pemain Timnas versi KPSI adalah pemain yang berlaga di ajang Liga Super Indonesia (LSI) dan Timnas PSSI adalah pemain yang berlaga di ajang Liga Primer Indonesia (LPI).
"Saya siap untuk menangani Timnas gabungan ini. Namun, yang terpenting sekarang Timnas ini satu dulu karena ini yang terbaik bagi persepakbolaan di Indonesia," tegasnya saat menggelar jumpa pers disela-sela Training Camp (TC) tahap II Timnas versi KPSI di Batu, hari ini, Sabtu (29/9).
Hanya saja, jika Timnas sudah bergabung dan menjadi satu, pemain yang dipilih (dipanggil) harus pemain terbaik dan para pemain terbaik ini juga harus bisa main untuk menghadapi laga internasional.
Jangan sampai jika akhirnya nanti para pemain terbaik di Indonesia ini tidak dipanggil Timnas yang otomatis juga tidak akan dimainkan dalam even internasional.
AFC memutuskan bahwa Timnas versi KPSI mapun PSSI harus bergabung dan ke depan hanya ada satu Timnas Indonesia. Saat ini Timnas Indonesia juga ada dua tim, yakni versi KPSI yang dilatih Alfred Riedl dan versi PSSI yang dilatih oleh Nil Maizar.
Timnas versi KPSI saat ini sedang menggelar TC tahap II di lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu yang dipimpin oleh Alfred Riedl. TC tersebut dilakukan untuk memantapkan kesiapan pemain menjelang laga AFF.
TC yang diikuti oleh 24 pemain tersebut akan berlangsung selama 12 hari hingga 5 Oktober mendatang. Sebelumnya Timnas versi KPSI itu juga menggelar TC tahap pertama di tempat yang sama.
Para pemain Timnas versi KPSI adalah pemain yang berlaga di ajang Liga Super Indonesia (LSI) dan Timnas PSSI adalah pemain yang berlaga di ajang Liga Primer Indonesia (LPI).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




