KONI Desak Timnas Segera Dibentuk
Selasa, 9 Oktober 2012 | 17:31 WIB
Tono meminta pihak PSSI dan KPSI menyerahkan usulan nama-nama pemain dan pelatih sesegera mungkin.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Tono Suratman mendesak pembentukan tim nasional Indonesia berdasarkan amanat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) lewat surat yang ditujukan kepada dirinya.
Untuk itu, Tono meminta pihak PSSI dan KPSI menyerahkan usulan nama-nama pemain dan pelatih sesegera mungkin.
"Saya sebagai Ketua Umum KONI sekaligus Ketua Dewan Prima berkewajiban menyiapkan timnas sepak bola untuk segera saya siapkan SK-nya untuk pelatnas. Pembentukannya saya harapkan bulan Oktober ini," ujar Tono usai menerima kedatangan perwakilan-perwakilan KPSI dalam rangka memenuhi undangan KONI di ruang kerjanya di Jakarta, hari ini (9/10).
Sayangnya, dari kedua pihak yang diundang, hanya KPSI saja yang datang, sementara PSSI mangkir tanpa alasan jelas.
"Hal ini sangat tidak baik. Karena surat dari Presiden FIFA kepada KONI meminta agar kami memberikan dukungan agar joint committee berjalan lancar," ujar Tono kecewa.
Meski demikian, Tono berniat untuk kembali mengundang PSSI pekan ini. Sementara itu, Togar Manahan Nero, anggota joint committee dari KPSI mengatakan KPSI telah menyerahkan draft manajemen timnas kepada ketua komite gabungan, Todung Mulya Lubis.
"Kami menunggu panggilan," ujarnya.
KPSI sendiri siap mendukung seratus persen langkah KONI dalam pengelolaan timnas, baik dari perekrutan pemain dan pelatih hingga sistem pelatihan sesuai arahan satuan pelaksana Prima sebagai penanggung jawab persiapan timnas.
Indonesia sendiri dihadapkan pada dua even besar sepak bola ke depannya, yaitu Piala AFF (24 November-22 Desember) di Malaysia dan Thailand, serta SEA Games Myanmar tahun depan.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Tono Suratman mendesak pembentukan tim nasional Indonesia berdasarkan amanat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) lewat surat yang ditujukan kepada dirinya.
Untuk itu, Tono meminta pihak PSSI dan KPSI menyerahkan usulan nama-nama pemain dan pelatih sesegera mungkin.
"Saya sebagai Ketua Umum KONI sekaligus Ketua Dewan Prima berkewajiban menyiapkan timnas sepak bola untuk segera saya siapkan SK-nya untuk pelatnas. Pembentukannya saya harapkan bulan Oktober ini," ujar Tono usai menerima kedatangan perwakilan-perwakilan KPSI dalam rangka memenuhi undangan KONI di ruang kerjanya di Jakarta, hari ini (9/10).
Sayangnya, dari kedua pihak yang diundang, hanya KPSI saja yang datang, sementara PSSI mangkir tanpa alasan jelas.
"Hal ini sangat tidak baik. Karena surat dari Presiden FIFA kepada KONI meminta agar kami memberikan dukungan agar joint committee berjalan lancar," ujar Tono kecewa.
Meski demikian, Tono berniat untuk kembali mengundang PSSI pekan ini. Sementara itu, Togar Manahan Nero, anggota joint committee dari KPSI mengatakan KPSI telah menyerahkan draft manajemen timnas kepada ketua komite gabungan, Todung Mulya Lubis.
"Kami menunggu panggilan," ujarnya.
KPSI sendiri siap mendukung seratus persen langkah KONI dalam pengelolaan timnas, baik dari perekrutan pemain dan pelatih hingga sistem pelatihan sesuai arahan satuan pelaksana Prima sebagai penanggung jawab persiapan timnas.
Indonesia sendiri dihadapkan pada dua even besar sepak bola ke depannya, yaitu Piala AFF (24 November-22 Desember) di Malaysia dan Thailand, serta SEA Games Myanmar tahun depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




