KPSI Pertahankan Alfred Riedl
Kamis, 1 November 2012 | 20:08 WIB
KPSI beralasan bahwa Alfred Riedl sebelumnya sempat berhasil memperbaiki peringkat FIFA ke posisi 120.
Pelatih asal Austria, Alfred Riedl akan tetap menangani Timnas Indonesia meski pun ia batal menangani Timnas yang akan berlaga di Piala AFF.
"Dia akan tetap menangani Timnas yang akan dipersiapkan ke Piala Asia 2013," ujar jurubicara Timnas Indonesia, Togar Manahan Nero dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini, Kamis (1/11).
Kepada wartawan, Togar yang juga anggota Joint Committee PSSI mengungkapkan, pihaknya tetap berpatokan kepada amanat kongres PSSI yang digelar KPSI di Ancol bahwa Timnas yang dipersiapkan harus merupakan pemain-pemain terbaik dari kompetisi level teratas sehingga kualitas tim yang dihasilkan benar-benar yang terbaik.
"Timnas yang dilatih Riedl merupakan pemain dari klub yang berkompetisi pada level teratas, sama seperti tim-tim negara lain mana pun di dunia. Kompetisi Indonesia Super League diikuti oleh 18 klub sehingga sebuah tim bertanding sebanyak 34 kali dalam setahun," papar Togar.
Mengenai materi pemain, Togar menandaskan kewenangan tersebut tetap berada di tangan pelatih kepala, dan tidak ada pihak lain yang bisa mengintervensi.
"Siapa pun yang dipanggil Riedl, itu merupakan kewenangannya 100 persen. Dari kompetisi mana pun kalau memang menurut dia pantas masuk Timnas, kami tak akan pernah ikut campur, bahkan anggota Exco sekali pun. Untuk kepentingan Merah Putih tidak ada pihak lain yang berwenang selain pelatih pelatih kepala," tegas Togar.
Riedl sendiri memikul beban target untuk mengembalikan peringkat Indonesia ke level yang lebih baik sesuai amanat dari kongres Ancol yang dihadiri oleh 81 pemilik suara sah di PSSI.
"Pada tahun 2010, Riedl berhasil memperbaiki peringkat Indonesia dari 136 ke 120-an. Sekarang Indonesia berada di ranking 170 FIFA. Maka cukup bagi kami mengapa kami tetap mempertahankan Riedl," tandasnya.
Pelatih asal Austria, Alfred Riedl akan tetap menangani Timnas Indonesia meski pun ia batal menangani Timnas yang akan berlaga di Piala AFF.
"Dia akan tetap menangani Timnas yang akan dipersiapkan ke Piala Asia 2013," ujar jurubicara Timnas Indonesia, Togar Manahan Nero dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini, Kamis (1/11).
Kepada wartawan, Togar yang juga anggota Joint Committee PSSI mengungkapkan, pihaknya tetap berpatokan kepada amanat kongres PSSI yang digelar KPSI di Ancol bahwa Timnas yang dipersiapkan harus merupakan pemain-pemain terbaik dari kompetisi level teratas sehingga kualitas tim yang dihasilkan benar-benar yang terbaik.
"Timnas yang dilatih Riedl merupakan pemain dari klub yang berkompetisi pada level teratas, sama seperti tim-tim negara lain mana pun di dunia. Kompetisi Indonesia Super League diikuti oleh 18 klub sehingga sebuah tim bertanding sebanyak 34 kali dalam setahun," papar Togar.
Mengenai materi pemain, Togar menandaskan kewenangan tersebut tetap berada di tangan pelatih kepala, dan tidak ada pihak lain yang bisa mengintervensi.
"Siapa pun yang dipanggil Riedl, itu merupakan kewenangannya 100 persen. Dari kompetisi mana pun kalau memang menurut dia pantas masuk Timnas, kami tak akan pernah ikut campur, bahkan anggota Exco sekali pun. Untuk kepentingan Merah Putih tidak ada pihak lain yang berwenang selain pelatih pelatih kepala," tegas Togar.
Riedl sendiri memikul beban target untuk mengembalikan peringkat Indonesia ke level yang lebih baik sesuai amanat dari kongres Ancol yang dihadiri oleh 81 pemilik suara sah di PSSI.
"Pada tahun 2010, Riedl berhasil memperbaiki peringkat Indonesia dari 136 ke 120-an. Sekarang Indonesia berada di ranking 170 FIFA. Maka cukup bagi kami mengapa kami tetap mempertahankan Riedl," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




