Susul Todung, Saleh Mukadar Mundur dari Joint Comittee
Selasa, 6 November 2012 | 19:19 WIB
Surat pengunduran diri bakal segera diajukan Saleh Mukadar kepada PSSI.
Saleh Mukadar akan menyusul langkah Todung Mulya Lubis keluar dari Komite Bersama yang merupakan lembaga bentukan AFC untuk menyelesaikan polemik sepak bola Indonesia.
Rencana mundurnya Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi dari Komite Bersama (Joint Comittee) yang berisi perwakilan PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) itu disampaikan di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, hari ini, Selasa (6/11).
"Secara lisan sudah saya sampaikan ke Ketua Umum PSSI. Untuk surat resmi menyusul. Yang pasti saya akan mundur," tegas Saleh.
Mantan manajer Persebaya Surabaya itu mengatakan bahwa rencana mundur dari Komite Bersama sebenarnya akan dilakukan sebelum mundurnya Ketua Komite Bersama, Todung Mulya Lubis. Hanya saja rencana itu akhirnya urung dilakukan.
Salah satu alasan yang mendasari dirinya mundur dari Komite Bersama ini, adalah tidak adanya hasil setiap pertemuan yang dilakukan, termasuk masalah Timnas.
"Terakhir saya ikut rapat saat bahas masalah Timnas 25 Oktober lalu. Setelah itu, saya berkeinginan mundur dari Komite Bersama," kata pria asal Surabaya, Jawa Timur, itu.
Khusus masalah Timnas, sebenarnya sudah dijelaskan dalam hasil MoU Kuala Lumpur Malaysia beberapa waktu lalu, yaitu timnas berada dalam yuridiksi PSSI. Hanya saja hasil MoU belum memuaskan pihak yang lain (KPSI).
Dengan mundurnya dua ketua dan anggota Komite Bersama dari perwakilan PSSI, federasi sepak bola Indonesia itu tinggal menyisakan dua wakilnya, yaitu Catur Agus Saptono dan Widjajanto.
Sementara anggota lainnya berasal dari KPSI, yaitu Joko Driyono, Togar Manahan Nero, Hinca Panjaitan, dan Djamal Aziz.
Dengan mundurnya dua perwakilan PSSI, bisa dipastikan akan berdampak pada penyelesaian konflik sepak bola nasional melalui Komite Bersama.
Sebenarnya, proses rekonsiliasi saat ini terus berjalan, termasuk membahas masalah revisi statuta PSSI dan Timnas.
Saleh Mukadar akan menyusul langkah Todung Mulya Lubis keluar dari Komite Bersama yang merupakan lembaga bentukan AFC untuk menyelesaikan polemik sepak bola Indonesia.
Rencana mundurnya Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi dari Komite Bersama (Joint Comittee) yang berisi perwakilan PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) itu disampaikan di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, hari ini, Selasa (6/11).
"Secara lisan sudah saya sampaikan ke Ketua Umum PSSI. Untuk surat resmi menyusul. Yang pasti saya akan mundur," tegas Saleh.
Mantan manajer Persebaya Surabaya itu mengatakan bahwa rencana mundur dari Komite Bersama sebenarnya akan dilakukan sebelum mundurnya Ketua Komite Bersama, Todung Mulya Lubis. Hanya saja rencana itu akhirnya urung dilakukan.
Salah satu alasan yang mendasari dirinya mundur dari Komite Bersama ini, adalah tidak adanya hasil setiap pertemuan yang dilakukan, termasuk masalah Timnas.
"Terakhir saya ikut rapat saat bahas masalah Timnas 25 Oktober lalu. Setelah itu, saya berkeinginan mundur dari Komite Bersama," kata pria asal Surabaya, Jawa Timur, itu.
Khusus masalah Timnas, sebenarnya sudah dijelaskan dalam hasil MoU Kuala Lumpur Malaysia beberapa waktu lalu, yaitu timnas berada dalam yuridiksi PSSI. Hanya saja hasil MoU belum memuaskan pihak yang lain (KPSI).
Dengan mundurnya dua ketua dan anggota Komite Bersama dari perwakilan PSSI, federasi sepak bola Indonesia itu tinggal menyisakan dua wakilnya, yaitu Catur Agus Saptono dan Widjajanto.
Sementara anggota lainnya berasal dari KPSI, yaitu Joko Driyono, Togar Manahan Nero, Hinca Panjaitan, dan Djamal Aziz.
Dengan mundurnya dua perwakilan PSSI, bisa dipastikan akan berdampak pada penyelesaian konflik sepak bola nasional melalui Komite Bersama.
Sebenarnya, proses rekonsiliasi saat ini terus berjalan, termasuk membahas masalah revisi statuta PSSI dan Timnas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




