Inter Island Cup 2012
Persib Bandung Siap Ladeni Persisam Putra di Semifinal
Jumat, 14 Desember 2012 | 04:18 WIB
Persib Bandung bertolak ke Solo, hari ini, Jumat (14/12) menjelang laga final yang akan digelar Minggu (16/12).
Setelah menerima kepastian jadwal semifinal Inter Island Cup 2012, skuad Persib langsung bergerak cepat. Seperti halnya lawan mereka, Persisam Putra Samarinda, tim Maung Bandung pun langsung bergegas menuju kota Solo pada Jumat (14/12).
"Kita baru dapat kepastian jadwal pertandingan hari ini. Kita putuskan untuk berangkat besok pakai pesawat siang," kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib .
Djanur hanya akan memboyong 18 pemain untuk menghadapi semifinal IIC 2012 ini. Sementara itu empat pemain lainnya ditinggal di Bandung.
Pemain yang tak dibawa ke Solo adalah Cecep Supriatna, Rizky Bagja, Sigit Hermawan dan Maman Abdurahman yang masih mengalami cedera. Cecep sendiri ditinggal di Bandung karena kondisi I Made Wirawan sudah kembali pulih dari cedera.
Waktu persiapan jelang semifinal lawan Persisam, Minggu (16/12), dimanfaatkan Djanur untuk melakukan persiapan menyeluruh dari sisi teknik dan taktik.
Bahkan, Djanur pun telah memberikan sesi latihan penalti, sebagai antisipasi bila memang laga semifinal harus diakhiri dengan adu penalti.
“Hari ini adalah latihan terakhir. Semua persiapan sudah kami lakukan, dari mulai strategi, taktik, situasi bola mati hingga penalti. Yang pasti, perkembangannya positif karena masalah transisi dari menyerang ke bertahan sudah mulai seimbang. Kita harus tampil all out kalau memang ingin lolos ke final,” papar Djanur.
Sementara itu menilai kekuatan Persisam yang tak diperkuat striker Ferdinand Sinaga, Djanur memandang bahwa tim Pesut Mahakam tidak akan menurun terlau jauh.
"Persisam tetap tim yang berbahaya, apalagi dengan beberapa pemain mudanya yang sangat impresif saat tampil di penyisihan Grup D, seperti Bayu Gatra dan Radiansyah," ungkap Djanur.
“Yang penting, para pemain tak boleh melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal. Dan, setiap kesempatan mencetak gol harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Laga semifinal hanya berlangsung satu kali. Jadi, betul-betul harus main seimbang antara menyerang dan bertahan."
Harapan besar Djanur lainnya, dengan kondisi lapangan Stadion Manahan yang bagus, ia berharap strategi yang diterapkan saat latihan dapat berjalan dengan baik.
Setelah menerima kepastian jadwal semifinal Inter Island Cup 2012, skuad Persib langsung bergerak cepat. Seperti halnya lawan mereka, Persisam Putra Samarinda, tim Maung Bandung pun langsung bergegas menuju kota Solo pada Jumat (14/12).
"Kita baru dapat kepastian jadwal pertandingan hari ini. Kita putuskan untuk berangkat besok pakai pesawat siang," kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persib .
Djanur hanya akan memboyong 18 pemain untuk menghadapi semifinal IIC 2012 ini. Sementara itu empat pemain lainnya ditinggal di Bandung.
Pemain yang tak dibawa ke Solo adalah Cecep Supriatna, Rizky Bagja, Sigit Hermawan dan Maman Abdurahman yang masih mengalami cedera. Cecep sendiri ditinggal di Bandung karena kondisi I Made Wirawan sudah kembali pulih dari cedera.
Waktu persiapan jelang semifinal lawan Persisam, Minggu (16/12), dimanfaatkan Djanur untuk melakukan persiapan menyeluruh dari sisi teknik dan taktik.
Bahkan, Djanur pun telah memberikan sesi latihan penalti, sebagai antisipasi bila memang laga semifinal harus diakhiri dengan adu penalti.
“Hari ini adalah latihan terakhir. Semua persiapan sudah kami lakukan, dari mulai strategi, taktik, situasi bola mati hingga penalti. Yang pasti, perkembangannya positif karena masalah transisi dari menyerang ke bertahan sudah mulai seimbang. Kita harus tampil all out kalau memang ingin lolos ke final,” papar Djanur.
Sementara itu menilai kekuatan Persisam yang tak diperkuat striker Ferdinand Sinaga, Djanur memandang bahwa tim Pesut Mahakam tidak akan menurun terlau jauh.
"Persisam tetap tim yang berbahaya, apalagi dengan beberapa pemain mudanya yang sangat impresif saat tampil di penyisihan Grup D, seperti Bayu Gatra dan Radiansyah," ungkap Djanur.
“Yang penting, para pemain tak boleh melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal. Dan, setiap kesempatan mencetak gol harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Laga semifinal hanya berlangsung satu kali. Jadi, betul-betul harus main seimbang antara menyerang dan bertahan."
Harapan besar Djanur lainnya, dengan kondisi lapangan Stadion Manahan yang bagus, ia berharap strategi yang diterapkan saat latihan dapat berjalan dengan baik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




