Kalla: Pendonor Darah Meningkat, Tapi Masih Kurang

Jumat, 14 Desember 2012 | 15:42 WIB
AI
B
Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, dalam sebuah acara di Beritasatu TV.
Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, dalam sebuah acara di Beritasatu TV. (JG Photo/ Jurnasyanto Sukarno)
Seiring meningkatnya kebutuhan, PMI menargetkan generasi muda untuk meningkatkan kebiasaan mendonor darah.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, ada peningkatan pendonor darah dari tahun ke tahun.

Namun, lanjut dia, masih dibutuhkan peningkatan pendonor darah untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Tahun 2011, PMI menurut Kalla, mencatat ada 1.300 pendonor darah, dan angka tersebut naik pada tahun 2012 menjadi 1.402.

"Setiap tahun telah meningkat minat dan sumbangan masyarakat pada sesama manusia dari tahun sebelumnya," ujar Kalla, dalam pidatonya di acara pemberian Tanda Kehormatan Satya Lencana Kebaktian Sosial kepada pendonor darah sukarela 100 kali, di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (14/12).

Ia juga mengatakan, seiring meningkatnya kebutuhan, PMI menargetkan generasi muda untuk meningkatkan kebiasaan mendonor darah.

"Generasi umur 20-an diharapkan menjadi bagian (dari program) donor darah nasional," ujar mantan Wakil Presiden RI ini.

Menurut Kalla, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta orang lebih, PMI harus mengumpulkan 4,5 juta kantong setahun.

Guna membuka lebih banyak kesempatan kepada masyarakat untuk menyumbangkan darahnya, PMI menurut Kalla, telah membuka tempat donor darah yang mudah dijangkau. Menurutnya, ada 210 unit donor PMI yang dibuka di mall dan kampus, serta 110 bus baru untuk mendekati dan melayani masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon