Kepada Jokowi, Kapolda Sumbar Ungkap Distribusi Vaksin Alami Keterlambatan
Jumat, 18 Februari 2022 | 21:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Capaian vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih sangat rendah, yakni baru tercapai 23,96%. Kondisi ini dikarenakan distribusi vaksin dari pemerintah pusat mengalami keterlambatan.
Hal itu disampaikan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di 17 provinsi secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/2/2022).
"Khusus untuk vaksin anak usia 6-11 baru tercapai 23,96%. Mengapa ini terjadi, karena di provinsi Sumatera Barat, start vaksinasi terhadap anak usia 6-11 baru dimulai pada awal Februari dikarenakan distribusi vaksin dari pusat mengalami keterlambatan," kata Teddy Minahasa.
Sementara, capaian vaksinasi di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumbar telah mencapai di atas angka 70%.
"Jadi tidak ada lagi kota atau kabupaten yang di bawah 70% capaiannya," ujar Teddy Minahasa.
Kemudian dari jumlah penduduk 5.534.472 jiwa, kata Teddy, yang wajib vaksin adalah 4,4 juta jiwa. Dari jumlah wajib vaksin tersebut yang sudah divaksin sejumlah 3.731.032 jiwa atau sudah tercapai 84,63%.
"Sedangkan vaksin untuk lansia tercapai 89,11%," ungkap Teddy Minahasa.
Presiden Jokowi meminta Provinsi Sumbar dapat berkonsentrasi pada pelaksanaan vaksinasi dosis kedua dan booster.
"Saya lihat angka di Sumatera Barat untuk dosis pertama 84%, itu bagus. Untuk dosis kedua 52%, ini tolong dosis yang keduanya didorong agar bisa mendekati dosis yang pertama. Jadi konsentrasi dosis kedua. Kemudian juga untuk booster saya juga titip agar disuntikkan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi mungkin di pasar atau di pertokoan yang interaksinya tinggi. Itu saja," ujar Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




