Terlambat, Chandra tetap bisa ikuti tes tertulis
Senin, 25 Juli 2011 | 12:20 WIBCandra disebut Nazaruddin membuat kesepakatan dengan Anas
Kontroversi pernyataan Nazaruddin mengenai adanya pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dengan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra M Hamzah, ternyata tidak menyurutkan niat Chandra ikut tes calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pada tes penulisan makalah, pagi ini, seperti yang dilaporkan Suara Pembaruan, Chandra terlambat lima menit.
Menteri Hukum dan HAM yang juga Ketua Panitia Seleksi Pimpinan KPK, Patrialis Akbar, membuka tes pembuatan makalah pada pukul 09.10 WIB.
Chandra baru hadir pada pukul 09.15 WIB.
Seperti telah dilaporkan Beritasatu.com, dari 142 calon pimpinan KPK yang lolos seleksi administrasi, hanya terlihat 127 orang yang datang. Mereka yang terlambat datang mengikuti seleksi yang dimulai pukul 09.00 WIB, tidak akan diizinkan mengikuti seleksi.
Beberapa waktu lalu, tersangka kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet, Nazaruddin mengatakan ada pertemuan dan kesepakatan antara Anas dengan Chandra dan Ade Rahardja.
Pertemuan itu menurut Nazaruddin menyepakati KPK tidak memeriksa Anas dan politisi Partai Demokrat lainnya dalam kasus suap Wisma Atlet, dan sebagai imbalannya Chandra dan Ade akan didukung sebagai Pimpinan KPK periode 2011-2015.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




