Logo BeritaSatu

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:31 WIB
Oleh : Didik Fibrianto, Stefani Wijaya / DAS

Malang, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa penyebab mengapa banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan adalah karena pintu stadion belum dibuka dan tidak ada petugas yang berjaga. Kondisi ini tidak seharusnya terjadi bila mengacu pada aturan yang seharusnya.

Hal itu diungkapkan Kapolri dalam jumpa pers mengenai tragedi Kanjuruan di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

Seperti diberitakan, kericuhan terjadi seusai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Penonton yang terdiri dari para suporter Arema FC turun ke lapangan sehingga aparat kepolisian dan TNI berusaha menghalau. Namun, polisi justru menembakkan gas air mata ke arah di tribun sehingga penonton yang terdiri dari orang dewasa pria dan wanita juga anak-anak, berhamburan mencari jalan keluar.

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan
Sejumlah pemain dan ofisial Arema FC menaburkan bunga di depan patung Singa Tegar kawasan Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin, 3 Oktober 2022.

Pada saat yang sama pintu stadion masih belum dibuka sehingga terjadi saling berdesakan dan ada yang terinjak. Hingga Kamis (6/10/2022) dilaporkan terdapat 131 korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan ini. Tragedi ini tercatat sebagai insiden olahraga paling mematikan kedua di dunia.

Menurut Kapolri, berdasarkan aturan terdapat 14 pintu yang seharusnya lima menit sebelum pertandingan berakhir seluruh pintu tersebut dibuka. Namun saat itu pintu tidak sepenuhnya dibuka, yakni hanya terbuka 1,5 meter dan para penjaga tidak berada di tempat.

“Seharusnya lima menit sebelum pertandingan usai, pintu stadion sudah dibuka. Selain itu penjaga atau steward tidak berada di tempat pada saat kejadian. Berdasarkan Pasal 21 Regulasi Keselamatan dan Keamanan PSSI, penjaga seharusnya berada di tempat selama penonton belum meninggalkan stadion,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Disebutkan pula oleh Kapolri, terdapat besi melintang yang dapat mengakibatkan suporter menjadi terhambat pada saat mereka harus melewatinya.

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan
Presiden Jokowi mengunjungi korban, Rabu, 5 Oktober 2022.

“Apalagi bila pintu tersebut dilewati penonton dalam jumlah banyak, sehingga terjadi desak-desakan yang mengakibatkan sumbatan di pintu-pintu tersebut hampir 20 menit. Di situlah muncul banyak korban,” katanya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan jatuhnya korban jiwa, salah satunya, akibat para korban terinjak-injak. “Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas,” kata Mahfud, Minggu (2/10/2022).

Mahfud menegaskan, tidak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter. Tragedi Kanjuruhan bukan merupakan kerusuhan antarsuporter Arema FC (Aremania) dengan pendukung Persebaya Surabaya (Bonek). Hal itu mengingat, Bonek dilarang menonton pertandingan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Kilat di Jaksel dan Jaktim Sore Ini

BMKG memperingatkan potensi hujan kilat atau petir dan disertai angin kencang di wilayah Jakbar, Jaksel dan Jaktim pada sore hingga malam hari.

NEWS | 8 Desember 2022

Korban Meninggal Gempa Cianjur Tetap 334 Orang

Basarnas pada hari Rabu (7/12/2022) tidak berhasil menemukan tambahan korban jiwa gempa Cianjur.

NEWS | 8 Desember 2022

Kaesang Pangarep Ikuti Wilujengan Jelang Pernikahan

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang akan menikah dengan Erina Gudono, menjalani tradisi wilujengan.

NEWS | 8 Desember 2022

Top 5 News: Bom Bandung hingga Meninggalnya Lord Rangga

Kabar soal pelaku peledakan Mapolsek Astana Anyar Rabu (7/12/2022) pagi, terekam kamera CCTV membawa dua bungkusan menjadi berita terpopuler.

NEWS | 8 Desember 2022

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Kilat di Jaksel dan Jaktim Sore Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Kilat di Jaksel dan Jaktim Sore Ini

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE