Soal Bjorka, BSSN Serahkan Pencarian ke Satgas Perlindungan Data

Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:00 WIB
H
UW
UW
Penulis: Herman, Unggul Wirawan
Editor: WIR
Kepala BSSN Letjen TNI Purn Hinsa Siburian berbicara kepada wartawan saat acara National Cybersecurity Connect (NCC) 2022 di Jakarta, Rabu 26 Oktober 2022.
Kepala BSSN Letjen TNI Purn Hinsa Siburian berbicara kepada wartawan saat acara National Cybersecurity Connect (NCC) 2022 di Jakarta, Rabu 26 Oktober 2022. (Aptiknas/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) masih belum mengetahui keberadaan peretas Bjorka yang melakukan doxing data publik. BSSN menyerahkan upaya pencarian dan tindakan selanjutnya pada satgas perlindungan data.

"Kan sudah ada satrgas perlindungan data yang sedang bekerja terus bekerja. Sebentar mungkin Bjorka muncul di sini dan muncul di sana. Di mana pun bisa muncul," kata Kepala BSSN Letjen TNI Purn Hinsa Siburian usai memberikan sambutan pada acara National Cybersecurity Connect (NCC) 2022 di Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Hinsa Siburian adalah satu korban penyebaran data pribadi alias doxing peretas Bjorka. Ia juga diserang soal anggaran BSSN yang naik pasca-rangkaian kebocoran data dalam tiga bulan terakhir. Bulan September, Bjorka juga mengunggah foto Hinsa yang sedang berseragam tentara dengan tiga bintang di pundaknya.

"Jadi pengertian Bjorka ini kan di ruang siber itu salah satu cirinya adalah anonim. Di situ bisa menggunakan nama samaran dan sebagainya. Yang kami imbau masyarakat itu, jangan mudah terpengaruh atau terlalu cepat percaya di era yang begitu derasnya informasi," tambahnya.

Di ruang siber, kata Hinsa, orang bisa memilih mana informasi yang dibutuhkan dan mana yang menguntungkan. Kalau informasi kurang jelas, orang sebaiknya tidak usah percaya.

"Yang dilakukan BSSN adalah kegiatan sesuai tugas dan fungsi. Kami lakukan monitoring situasi keamanan siber nasional. Jika kami menemukan anomali atau ancaman terhadap salah satu stake holder tertentu, kami segera berikan notifikasi," ujarnya.

Lebih jauh, Hinsa mengimbau masyarakat untuk memiliki kesadaran mengamankan data pribadi masing-masing ataupun data. Ancaman di ruang siber itu sangat nyata, dan bisa terjadi pencurian data.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon