Ini Alasan Kemendes PDTT Revitalisasi 619 Kawasan Transmigrasi
Sabtu, 10 Desember 2022 | 08:22 WIB
Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, mengatakan revitalisasi transmigrasi menjadi hal penting dan fokus kerja ke depan sebagaimana tertuang dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2020-2024.
"Kita ingin satu model transmigrasi yang lebih holistik sesuai dengan kebutuhan zaman," kata Abdul Halim Iskandar di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi Tahun 2022 di Surabaya, Rabu (9/8/2022).
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menjelaskan, kedepan tidak ada lagi transmigrasi itu dipersepsikan dengan orang dibekali dengan cangkul, sabit sebagai simbol untuk mengolah lahan dan sebagainya.
Selain itu, lanjut dia, lahan juga dikelola secara komunal tidak lagi 2 hektare tapi bisa lebih karena lahannya memang cukup luas. Kemudian, pengelolaannya juga dengan teknologi.
"Nantinya sebelum berangkat bertransmigrasi sudah ada gambaran yang jelas, mau memproduksi apa, bagaimana caranya, pemasarannya ke mana, siapa yang mendampinginya. Jadi dari hulu sampai hlir sudah tertata sedemikian rupa sehingga tidak ada lagi daerah trans yang akan ditinggal warganya karena tidak cukup menjanjikan masa depan atau tidak cukup model sesuai harapan," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




