ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kementrans Buka Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026, Ini Syaratnya

Minggu, 3 Mei 2026 | 12:55 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri) dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Vernando Wanggai (kanan) menghadiri Rapat Pleno Hasil Reviu Laporan Tim Ekspedisi Patriot 2025 di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri) dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Vernando Wanggai (kanan) menghadiri Rapat Pleno Hasil Reviu Laporan Tim Ekspedisi Patriot 2025 di Jakarta, Rabu, 29 April 2026. (Antara/Kementerian Transmigrasi)

Jakarta, Beritasatu.com — Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membuka pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot (TEP) hingga 21 Mei 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi minimal diploma IV (D-IV) untuk melakukan penelitian, pendampingan, dan pembinaan masyarakat di 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan fokus TEP 2026 diarahkan pada aksi nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Program tersebut tidak lagi berfokus pada pemetaan potensi ekonomi seperti tahun sebelumnya.

“Jika sebelumnya (TEP) berfokus pada riset dan pemetaan potensi ekonomi, kini diarahkan pada pemberdayaan dan pendampingan masyarakat. Orientasinya adalah aksi nyata di lapangan, termasuk menjawab kebutuhan dasar di kawasan transmigrasi,” kata Iftitah Sulaiman di Jakarta dikutip dari Antara, Minggu (3/5/2026).

ADVERTISEMENT

Sejalan dengan perubahan fokus tersebut, jumlah kawasan transmigrasi yang terlibat dalam program juga dikurangi. Pada 2025, peserta ditempatkan di 154 wilayah transmigrasi, sedangkan pada 2026 hanya di 53 wilayah.

Wilayah itu mencakup kawasan transmigrasi prioritas nasional di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, hingga Maluku Utara.

Selain itu, program mencakup kawasan transmigrasi prioritas nasional di Papua, serta kawasan prioritas Kementerian Transmigrasi, seperti Barelang di Kepulauan Riau dan Bahari Tomini Raya di Sulawesi Tengah.

Iftitah menyatakan TEP 2026 terbuka bagi lulusan diploma IV, sarjana (S-1), magister (S-2), maupun doktor (S-3) dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Peserta hanya dapat mendaftar melalui salah satu dari 10 perguruan tinggi mitra utama, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Hasanuddin.

Kementrans mengajak generasi muda berpartisipasi dalam pembangunan kawasan transmigrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui https://tep.transmigrasi.go.id/.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kementrans Buka 1.000 Lebih Sarjana untuk Tim Ekspedisi Patriot

Kementrans Buka 1.000 Lebih Sarjana untuk Tim Ekspedisi Patriot

NASIONAL
Kementrans Luncurkan Beasiswa Patriot untuk Mahasiswa Transmigrasi

Kementrans Luncurkan Beasiswa Patriot untuk Mahasiswa Transmigrasi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon