ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamen Viva Yoga Ubah Arah Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi

Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:33 WIB
TM
JS
Penulis: Triwi Yoga Margiono | Editor: JJS
Ilustrasi transmigrasi.
Ilustrasi transmigrasi. (Antara)

Lamongan, Beritasatu.com - Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan, komitmen pemerintah untuk menjadikan kawasan transmigrasi tidak sekadar sebagai wilayah permukiman, melainkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi dan industrialisasi.

Menurut Viva Yoga, transformasi kebijakan transmigrasi saat ini difokuskan pada percepatan lahirnya pusat-pusat ekonomi baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan, baik bagi masyarakat lokal maupun warga transmigrasi.

“Kita ingin kawasan transmigrasi berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya melalui proses hilirisasi dan industrialisasi sesuai potensi daerah,” ujar Wakil Menteri Viva Yoga saat kunjungannya pada peringatan Dies Natalis ke-75 SMPN 1 Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

Viva Yoga mengungkapkan, sejumlah kawasan transmigrasi telah mulai dikembangkan menjadi sentra industri.

Di beberapa wilayah, pemerintah telah membangun pabrik gula, sementara di kawasan lain tengah direncanakan pengembangan industri kakao, pangan, hortikultura, kopi, serta berbagai komoditas unggulan daerah.

Pengembangan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis potensi lokal agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menetapkan 194 kawasan transmigrasi sebagai prioritas nasional.

Kawasan tersebut tersebar dari Sabang hingga Merauke dan akan dikembangkan sesuai karakteristik serta keunggulan masing-masing daerah.

“Pengembangannya tergantung potensi wilayah. Kita akan menjaring calon investor yang memiliki kemampuan dan komitmen untuk mengembangkan industrialisasi, baik di sektor pangan maupun perkebunan,” jelasnya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, pemerintah telah menyiapkan skema dukungan pembiayaan serta membuka ruang komunikasi dan negosiasi dengan investor.

Langkah ini bertujuan membangun ekosistem ekonomi terpadu dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.

Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Viva Yoga juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus belajar, membaca, mengembangkan ide dan gagasan, serta berpikir merdeka dan bertanggung jawab.

“Bangsa Indonesia membutuhkan SDM unggul yang cinta tanah air, berintegritas, mandiri, dan berani membangun peradaban Indonesia yang lebih maju,” tegasnya.

Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan kawasan, hilirisasi industri, serta penguatan SDM, pemerintah optimistis kawasan transmigrasi akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Meningkatkan Kesejahteraan Petani Karet di Kawasan Transmigrasi

Meningkatkan Kesejahteraan Petani Karet di Kawasan Transmigrasi

EKONOMI
Kementrans Buka Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026, Ini Syaratnya

Kementrans Buka Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026, Ini Syaratnya

NASIONAL
Kawasan Transmigrasi Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kawasan Transmigrasi Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

NASIONAL
Transmigrasi Era Prabowo Sasar Wilayah Pesisir

Transmigrasi Era Prabowo Sasar Wilayah Pesisir

NASIONAL
Pemerintah Gandeng Pengusaha Lokal Kembangkan Kawasan Transmigrasi

Pemerintah Gandeng Pengusaha Lokal Kembangkan Kawasan Transmigrasi

EKONOMI
Kolam Renang Jadi Simbol Baru Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Kolam Renang Jadi Simbol Baru Pembangunan Kawasan Transmigrasi

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon