MUI Cianjur Minta Warga Tak Gelar Sahur on the Road
Jumat, 24 Maret 2023 | 09:26 WIB
Cianjur, Beritasatu.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta warga tidak melakukan kegiatan sahur di jalan atau sahur on the road karena berpotensi mengganggu pengguna jalan. MUI mengimbau warga untuk menggantinya dengan sahur ke tenda atau posko pengungsian ketika ingin berbagi selama bulan puasa.
Ketua (MUI) Cianjur KH Abdul Rauf di Cianjur, Kamis (23/3/2023), mengatakan aksi sahur di jalan yang selama ini digelar lebih banyak mengganggu pengguna jalan lainnya dan lebih tepat jika langsung diserahkan ke warga terdampak gempa. Pasalnya, warga tersebut masih sangat membutuhkan dan mereka masih di dalam tenda.
"Kalau ingin berbagai dan tepat sasaran lebih baik langsung ke tenda atau posko pengungsian yang pasti sangat membutuhkan untuk makan sahur dan berbuka, daripada sahur di jalan, lebih tepat kalau datang langsung ke pengungsian korban gempa atau yayasan," katanya, dikutip dari Antara.
KH Abdul Rauf menilai ketika membagikan hidangan sahur dengan konvoi kendaraan dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat atau kamtibmas, sehingga lebih baik dengan kondisi warga di sejumlah wilayah masih berduka lebih baik langsung ke titik yang tepat.
MUI juga mengimbau warga yang ingin berbagi saat sahur dan berbuka dapat mengelarnya di masjid, majelis taklim, atau di panti asuhan, sehingga tidak perlu sampai menggelar kegiatan sahur di jalan.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli saat malam dan menjelang sahur untuk mencegah aktivitas sahur on the road, sama dengan MUI mereka mengarahkan warga untuk berbagai ke titik pengungsian di sejumlah wilayah.
"Kami akan meningkatkan patroli karena dikhawatirkan ada potensi gangguan ketika kelompok warga bergerombol menunggu waktu berbuka. Silahkan bagi warga yang ingin berbagi dapat langsung ke posko pengungsian, atau titik pengungsian karena mereka sangat membutuhkan," ucapnya.
Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya akan memperbanyak jadwal patroli ke sejumlah titik rawan termasuk untuk mengantisipasi penyakit masyarakat lainnya seperti bermain petasan, perang sarung dan peredaran minuman keras serta narkoba.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




