Polda Papua Libatkan Tokoh Agama untuk Negosiasi Bebaskan Pilot Susi Air
Kamis, 25 Mei 2023 | 15:15 WIB
Jayapura, Beritasatu.com – Sudah empat bulan pilot Susi Air, Kapten Philips Max Martheins disandera KKB Pimpinan Egianus Kogoya. Berbagai upaya dilakukan aparat gabungan guna menyelamatkan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut. Namun hingga saat ini belum juga berhasil.
Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku hingga kini pihaknya masih terus berupaya melakukan berbagai pendekatan guna membebaskan Kapten Philips yang sejak 7 Februari 2022 lalu disandera oleh KKB di Bandara Paro, Kabupaten Nduga Papua Pegunungan.
Selain pendekatan penegakan hukum, Kapolda juga menjelaskan bila sampai saat ini pendekatan negoisasi masih terus dilakuakan. Namun bedanya saat ini melibatkan banyak pihak, seperti tokoh agama dan Komnas HAM.
"Saya berbicara dengan berbagai pihak tentang proses negosiasi ini termasuk dengan pihak Gereja yang didalamnya ada Dewan Gereja dan Uskup yang akan semaksimal mungkin melakukan negosiasi dengan kelompok Egianus Kogoya untuk bisa melepas pilot yang dibawanya," ungkap Irjen Fakhiri, Rabu (24/05/2023).
Kapolda juga mengaku membuka pintu bagi siapa saja yang ingin membantu aparat penegak hukum untuk membantu dalam proses negoisasi," Tentunya negosiasi bisa dilakukan dengan siapa saja, saya membuka diri untuk semua pihak, yang dari awal yakni pihak pemerintah Nduga bekerja sama dengan kapolres kemudian ada juga pihak dari Komnas HAM yang menawarkan diri dan kami terima," ungkap Irjen Fakhiri.
Menurutnya, sambil menunggu jalannya proses negoisasi pihaknya juga tengah menyiapkan langkah-langkah penegakan hukum yang akan dilakukan oleh tim Khusus yang sudah dibentuk.
"Saat ini Satgas Damai Cartenz juga sedang menyiapkan langkah-langkah penegakan hukum yang tepat, tegas dan terukur. Kita juga telah mengirimkan tim khusus untuk berupaya dalam melakukan negosiasi dan memfasilitasi semua pihak yang ingin membantu dalam proses pembebasan pilot tersebut," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




