Menginap di Rumah Warga, Ganjar Cek Langsung Program Tuku Lemah Oleh Omah
Minggu, 6 Agustus 2023 | 14:34 WIB
Menginap di Rumah Warga, Ganjar Cek Langsung Program Tuku Lemah Oleh Omah
Pati, Jawa Tengah - Program Tuku Lemah Oleh Omah, yang diprakarsai oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, terus berlanjut dalam upayanya untuk mengatasi masalah kemiskinan di wilayah tersebut. Setelah berhasil membangun 639 rumah untuk warga miskin dari tahun 2020 hingga 2022, kini ada 615 rumah lagi yang sedang dalam tahap pembangunan pada tahun 2023.
Ganjar ingin memastikan program ini berjalan lancar dan sesuai dengan tujuannya. Untuk itu dia memutuskan untuk menginap langsung di salah satu rumah penerima bantuan program ini di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/8/2023).
"Dalam rangka memahami program Tuku Lemah Oleh Omah ini dengan lebih baik, kali ini saya ingin mencoba untuk menginap di salah satu rumah penerima bantuan. Setelah rumah selesai dibangun, saya akan bermalam di sini," ungkap Ganjar di lokasi tersebut.
Rumah yang ditempati oleh Ganjar adalah milik Agus dan Novita, sepasang suami istri yang tinggal bersama anak mereka. Rumah tersebut terlihat sederhana dengan tembok bangunan yang belum dicat.
Sejalan dengan konsep program beli tanah dapat rumah, kediaman Agus dan Novita adalah jenis rumah panel instan (ruspin). Pasangan ini tinggal merapikan rumah yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Rumah yang kami bangun sebenarnya lebih sebagai rangsangan, dengan teknologi ruspin yang memungkinkan rumah dibangun dengan cepat. Rata-rata, para penerima bantuan menambah dan merapikan rumah sesuai dengan selera mereka sendiri," jelas Ganjar.
Di Desa Tanjunganom, terdapat 17 warga kurang mampu yang menerima bantuan program ini. Mereka adalah penerima manfaat Tuku Lemah Oleh Omah yang berusaha untuk membeli tanah guna mendapatkan rumah layak dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan cara menabung.
Ganjar menegaskan bahwa pembangunan rumah melalui program ini akan terus berlanjut. Beliau berharap rumah-rumah yang telah dibangun akan membawa kebahagiaan bagi warga kurang mampu di Jawa Tengah.
"Semoga program ini terus berjalan sehingga masyarakat yang belum memiliki rumah dapat mewujudkan keinginan untuk memiliki tempat tinggal melalui bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," tambah Ganjar.
Sementara itu, Agus mengaku tak pernah menyangka bahwa dia akan memiliki rumah sendiri. Penghasilannya sebagai tukang las dan pendapatan sang istri dari berjualan es boba dirasa masih belum mencukupi untuk membiayai pembangunan rumah.
"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan memiliki rumah sebagus ini. Saya bekerja sebagai tukang las, dan tidak pernah terbayangkan memiliki rumah seperti ini. Penghasilan saya sehari hanya Rp 120.000, kadang-kadang tidak mencukupi," ungkap Agus.
Novita, sang istri, juga merasa takjub karena akhirnya memiliki rumah yang bagus dan nyaman. Terlebih lagi, rumah baru mereka langsung diinapi oleh Ganjar selaku Gubernur Jawa Tengah.
"Saya merasa kaget, tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa rumah kami akan diinapi oleh Pak Ganjar. Kami bersyukur bisa mendengar program ini, lalu saya bertanya ke perangkat desa dan mendaftarkan diri. Alhamdulillah, akhirnya kami bisa memiliki rumah," cerita Novita.
Keduanya, Novita dan Agus, merasa berterima kasih kepada Ganjar atas program yang telah memberikan mereka kesempatan memiliki rumah sendiri. Mereka berdoa untuk kesehatan dan keselamatan Ganjar, terutama karena masa jabatannya akan segera berakhir.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Ganjar atas program Tuku Lemah Oleh Omah ini, berkat bantuan dari beliau, saya dan suami bisa memiliki rumah sendiri," ucap Novita.
Selain mengecek realisasi program ini, Ganjar juga menyempatkan diri untuk minum kopi bersama ratusan warga setempat. Bersama-sama dengan warga, Ganjar menunjukkan kebersamaan dengan menyanyikan lagu Kemesraan.
Tuku Lemah Oleh Omah merupakan salah satu program dari Ganjar Pranowo untuk mengatasi masalah kemiskinan di Jawa Tengah. Program ini berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah sebanyak 66.730 jiwa hingga Maret 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




