Pria di Maros Bunuh Ayah dan Anak karena Sering Dimaki Gunakan WiFi
Selasa, 12 Desember 2023 | 19:29 WIB
Maros, Beritasatu.com - Kesal dipelototi dan sering dimaki karena menggunakan wifi menjadi motif pelaku pembunuhan ayah dan anak di dalam ruko poros Trans-Sulawesi, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (6/12/2023).
Dalam rilis pengungkapan di Mapolres Maros, Selasa (12/12/2023), pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Andi alias Black (20), turut dihadirkan.
Polisi juga turut menyita barang bukti berupa pakaian korban dan gunting yang digunakan tersangka menusuk korban.
Dari hasil pemeriksaan penyidik, teka teki motif pembunuhan terhadap Makmur (53) dan anaknya, Abdillah (27) terungkap bahwa dilatarbelakangi kekesalan pelaku sering dipelototi dan dimaki oleh korban. Pelaku pun selama tiga hari merancang pembunuhan itu hingga akhirnya menghabisi nyawa korbannya secara sadis.
Kasatreskrim Polres Maros, Iptu Slamet Riyadi menceritakan, tersangka kerap nongkrong memainkan handphonenya di depan ruko korban.
Tersangka menggunakan jaringan wifi dari ruko korban. Setiap tersangka nongkrong di tempat itu kerap ditegur korban dengan makian dan dihina.
“Ayah dan anak ini sering menegur pelaku dengan kata-kata tidak pantas sehingga pelaku dendam terhadap korban,” jelas Iptu Slamet.
Selain mengungkap motif pelaku, polisi juga membeberkan kedua korban tewas secara tragis dengan mengalami luka tusukan berupa gunting yang ditemukan pelaku di ruko korban.
Saat melakukan aksinya, tersangka sempat hendak masuk ke dalam rumah korban melalui jendela dengan cara merangkak di tembok, tetapi tidak bisa. Kemudian ia mendobrak pintu belakang dan langsung berhadapan dengan korban Abdillah.
“Pelaku langsung menghabisi Abdillah, dengan gunting yang ada di dalam rumah korban. Namun keduanya sempat berduel, dan akhirnya Abdillah tumbang,” tutur Iptu Slamet.
Saat keduanya berduel, Makmur keluar kamar dan sempat menyerang pelaku dengan tongkat alat bantu jalan. Namun pelaku menangkisnya dan menikam mata korban dengan gunting hingga korban tergeletak tak bernyawa.
Polisi mengungkap identitas pelaku setelah empat hari proses penyelidikan melalui rekaman CCTV. Ironisnya pelaku adalah pekerja di gudang mebel yang berada di belakang rumah korban.
Sebelumnya diberitakan, aksi pembunuhan terjadi di sebuah ruko yang berada di Jalan Poros Maros-Makassar, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros pada Rabu (6/12/2023).
Kejadian itu diketahui ketika Uswatul Hasanah (22) yang juga merupakan anak korban terbangun dan kaget mendengar keributan di lantai 1 rumahnya. Ia pun bergegas untuk mengecek keributan tersebut.
Namun, ia kaget bukan kepalang saat melihat ayahnya dan kakaknya sedang berkelahi dengan seseorang. Saat itu ayahnya meminta anak perempuannya untuk kembali naik ke lantai 2 rumah dan bersembunyi. Uswatun pun bergegas ke kamar adiknya untuk bersembunyi. Ia kemudian berinisiatif menelepon keluarganya untuk meminta pertolongan.
Tak lama berselang, sejumlah anggota keluarga korban pun datang. Namun sayang korban sudah dalam keadaan tak bernyawa, sementara pelaku berhasil melarikan diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




