Isak Tangis Iringi Pemakaman Masinis Julian Korban Tabrakan Kereta Api
Sabtu, 6 Januari 2024 | 00:08 WIB
Bandung Barat, Beritasatu.com - Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Julian Dwi Setiyono, salah satu korban meninggal dalam kecelakaan kereta api antara kereta KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung dan Commuterline Bandung Raya di kilometer 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka, Jumat (5/1/2024).
Jenazah Julian yang merupakan masinis Kereta Rel Diesel (KRD) Lokal Padalarang Cicalengka tiba di rumah duka di Perumahan Bukit Permata, Cilame Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat pada Jumat (5/1/2024) malam.
Pihak keluarga mengaku sangat terkejut mendengar kabar meninggalnya Julian. Pasalnya, empat hari sebelum kejadian, korban masih ikut berkumpul dengan keluarga di Cianjur.
"Tidak ada firasat, tetapi sebelumnya Julian ikut kumpul keluarga tanggal 30 Desember 2023 sampai 1 Januari 2024, tiga hari di Cianjur," ungkap mertua Julian bernama Iyah Khodijah.
Di mata Iyah, Julian merupakan sosok yang bersahaja dan berjiwa sosial tinggi. Tidak hanya di mata keluarga, para tetangga juga mengakui hal itu.
"Orangnya baik banget, mantu paling baik," ucap Iyah.
Julian meninggalkan istri dan satu anak berusia tiga tahun. Setelah sampai di rumah duka, jenazah korban langsung disalatkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum tidak jauh dari rumah duka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




