ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Grobogan Jebol Tembok Sekolah

Rabu, 7 Februari 2024 | 10:23 WIB
J
R
Penulis: Jamaah | Editor: RZL
Tembok bagian belakang SD 1 Gubug, Grobogan, sepanjang 20 meter roboh terkena hantaman banjir pada Selasa, 6 Februari 2024.
Tembok bagian belakang SD 1 Gubug, Grobogan, sepanjang 20 meter roboh terkena hantaman banjir pada Selasa, 6 Februari 2024. (Beritasatu.com/Jamaah)

Grobogan, Beritasatu.com - Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah turut berdampak terhadap sektor pendidikan. Salah satu sekolah bahkan bangunan temboknya roboh akibat serangan arus air. Sejumlah sekolah kini terpaksa menerapkan sistem belajar dari rumah.

Banjir merendam SD 1 Gubug dengan ketinggian mencapai 50 cm. Untuk menjaga keselamatan siswa-siswi, pihak sekolah mengambil keputusan dengan menerapkan belajar dari rumah.

Ruang-ruang sekolah masih tergenang air dan lumpur, sisa-sisa serangan banjir yang tiba-tiba. Limpasan Sungai Tuntang menjadi penyebab utama banjir, menyebabkan kerusakan pada fasilitas sekolah dan menghancurkan barang-barang di dalamnya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, tembok bagian belakang sekolah sepanjang 20 meter roboh terkena hantaman banjir pada Selasa (6/2/2024).

Kepala Sekolah SD 1 Gubug, Abdul Ghofur, mengungkapkan keputusan belajar dari rumah diambil untuk menjaga keselamatan siswa-siswi mengingat kondisi sekolah yang belum memungkinkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar.

"Banjir mencapai hampir satu lutut orang dewasa, menyebabkan SD 1 Gubug tidak dapat digunakan untuk proses pembelajaran. Semua ruangan kelas terendam air, gerbang dan tembok belakang sekolah rusak parah," ujar Abdul Ghofur.

Pihak sekolah berharap mendapatkan bantuan dari pihak terkait untuk penanganan pasca bencana. Endapan lumpur dan keterbatasan air bersih menjadi kendala utama dalam upaya pembersihan agar sekolah dapat segera kembali beroperasi.

Meskipun data jumlah sekolah yang terdampak banjir di Kabupaten Grobogan belum diketahui secara pasti, lebih dari 5 sekolah di Kecamatan Gubug saja terlihat terkena dampak serius. Banjir juga tidak hanya merusak tembok sekolah, tetapi juga menghanyutkan 5 rumah warga dan merusak puluhan lainnya.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Grobogan mencatat bahwa luapan tiga sungai besar, yaitu Tuntang, Lusi, dan Cabean, berdampak pada 34 desa di 12 kecamatan Kabupaten Grobogan. Tingginya intensitas hujan sejak Selasa (6/2/2024) membuat kondisi semakin memburuk pada Rabu (7/2/2024).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lagi-lagi Perjalanan Kereta Terganggu karena Banjir di Grobogan

Lagi-lagi Perjalanan Kereta Terganggu karena Banjir di Grobogan

JAWA TENGAH
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Semarang-Grobogan

Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Semarang-Grobogan

JAWA TENGAH
Cuaca Ekstrem Mengamuk di Awal 2026, Jateng Diterjang 53 Bencana

Cuaca Ekstrem Mengamuk di Awal 2026, Jateng Diterjang 53 Bencana

JAWA TENGAH
Update Banjir Grobogan: 7 Tanggul Ditangani dan Normalisasi Kereta Api

Update Banjir Grobogan: 7 Tanggul Ditangani dan Normalisasi Kereta Api

JAWA TENGAH
Banjir Grobogan dan Semarang, Pembangunan Jembatan AramcoDipercepat

Banjir Grobogan dan Semarang, Pembangunan Jembatan AramcoDipercepat

JAWA TENGAH
9.000 Keluarga di Grobogan Terdampak Banjir

9.000 Keluarga di Grobogan Terdampak Banjir

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon