ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polda Lampung Kerahkan 1.880 Personel untuk Pengamanan Pemilu 2024

Senin, 12 Februari 2024 | 21:26 WIB
T
MF
Penulis: Triyono | Editor: DIN
Polda Lampung mengerahkan 1.880 orang personel untuk pengamanan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang.
Polda Lampung mengerahkan 1.880 orang personel untuk pengamanan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang. (Beritasatu.com/Triyono)

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Polda Lampung mengerahkan 1.880 orang personel untuk pengamanan Pemilu 2024 pada 14 Febuari 2024 mendatang. Ribuan personel Polda Lampung tersebut akan bertugas melakukan pengamanan di 25.825 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Lampung.

Polda Lampung secara resmi melakukan pergeseran pasukan personel Polda Lampung ke seluruh polresta dan polres untuk pengamanan Pemilu 2024, Senin (12/2/2024).

Dalam pengamanan Pemilu 2024, Polda Lampung mengerahkan sebanyak 1.880 orang personel. Para personel yang dikerahkan dalam pengamanan pemilu tersebut terdiri berbagai unsur.

ADVERTISEMENT

Dari total 1.880 orang personel yang dikerahkan, sebanyak 882 orang personel akan melakukan pengamanan 25.825 TPS yang ada di wilayah hukum Polda Lampung, termasuk di daerah terpencil dan terisolir.

Sebanyak 581 personel Brimob, dan 417 personel Samapta akan melakukan pengamanan setiap sudut wilayah hukum Polda Lampung sebelum dan sesudah Pemilu 2024.

Ribuan personel yang diterjunkan akan bertugas selama tiga hari, mulai dari 13 Februari hingga 15 Februari 2024.

Fokus utama tugas para personel Polda Lampung yang dikerahkan, yakni untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemilu di 25.825 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Lampung

Selain mengerahkan ribuan personel untuk pengamanan Pemilu 2024, Polda Lampung melakukan empat pola pengamanan dalam proses pemungutan suara pemilu.

Adapun empat pola pengamanan yang dimaksud yakni, wilayah rawan, kurang rawan, sangat rawan, dan kategori khusus.

Pembagian personel yang diterjunkan pada setiap wilayah disesuaikan dengan kategorinya masing-masing sesuai dengan hasil koordinasi dengan penyelenggara pemilu.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, para personel mulai ditugaskan dan menuju ke wilayah untuk berkoordinasi dengan kapolres, kapolsek, dan juga ke KPPS untuk bersinergi dengan personel pengamanan dan linmas.

"Mereka akan melakukan penugasan tiga hari. Apabila kegiatan itu belum selesai mereka juga akan tetap berada dan mengawal sampai selesai. Kita berdoa bersama-sama pelaksanaan pemilu ini tepat waktu dan tidak ada gangguan yang berarti. Pelaksanaan tertib dan lancar," kata Helmy Santika.

Helmy Santika menjelaskan, terdapat 111 TPS sangat rawan di Provinsi Lampung.

"Sangat rawan ini bermacam macam seperti sulitnya medan, seperti TPS itu sering rawan bencana, kemudian juga pernah terjadi konflik, kepadatan penduduk, tingginya gangguan kamtibmas di situ," ungkap mantan Kapolda Gorontalo tersebut.

Helmy Santika meminta jajarannya untuk berkerja dengan baik dan tidak banyak bicara.

"Saya minta Polisi untuk bekerja dengan baik dan tunjukan kerja dengan baik," ujar Helmy Santika.

Helmy Santika juga menghimbau para personel yang diterjunkan pada pengamanan Pemilu 2024 untuk menghindari pelanggaran dan penyimpangan, serta mengawal logistik pemilu hingga sampai di PPK.

"Setiap pasukan diberi tanggung jawab untuk memberikan pengawalan ketat terhadap kotak dan surat suara, pastikan logistik pemilu aman sampai di PPK" ujar Helmy Santika.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon