ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemudik Terjebak 24 Jam di Pelabuhan Merak, Polisi Tegaskan Delaying System Efektif

Senin, 8 April 2024 | 06:00 WIB
CS
R
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: RZL
Penerapan delaying system di jalan arteri menuju Pelabuhan Merak, Banten, Minggu, 7 April 2024.
Penerapan delaying system di jalan arteri menuju Pelabuhan Merak, Banten, Minggu, 7 April 2024. (Beritasatu.com)

Cilegon, Beritasatu.com - Sistem penundaan atau delaying system yang diterapkan polisi untuk mengatasi kemacetan menuju Pelabuhan Merak mendapat sorotan dari sejumlah pemudik. Para pemudik mengeluhkan lamanya waktu antrean hingga berjam-jam di dermaga.

Salah satunya adalah Yusuf (50), seorang pemudik asal Cibitung, Bekasi. Ia mengungkapkan dirinya hampir menghabiskan waktu 24 jam dalam antrean di beberapa titik sebelum akhirnya mencapai dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak.

"Sangat merasakan (kemacetan) sekali. Saya berangkat dari jam 9 malam kemarin, ini sudah mau jam 9 malam lagi, kita baru sampai dermaga Merak," ujar Yusuf kepada Beritasatu.com, Minggu (7/4/2024).

ADVERTISEMENT

Sistem penundaan memaksa pemudik untuk ditahan sementara di zona penyangga yang telah ditetapkan menuju pelabuhan. Meski banyak pemudik yang mengeluh atas lamanya waktu penahanan, polisi menegaskan sistem penundaan merupakan solusi efektif dalam mengatasi lalu lintas di pelabuhan.

Kapolda Banten, Irjen Pol Abdul Karim, menjelaskan penerapan sistem penundaan adalah langkah yang tepat. Ia menekankan menggunakan contraflow justru akan memperparah kepadatan di dermaga.

"Kalau kita lakukan contraflow, yang ada numpuk temu di Pelabuhan Merak, lebih kacau lagi. Jadi numpuk padat, justru sebaliknya pemikirannya," ucap Abdul di Pelabuhan Merak pada hari yang sama.

Abdul menambahkan sistem penundaan masih berlaku selama masa angkutan mudik Lebaran 2024. Bahkan, penerapan sistem ini telah diperpanjang hingga kilometer 12 Tol Tangerang-Merak.

"Kita harus menggunakan delaying system. Ini sudah lakukan sampai kilometer 12 rest area wilayah Jakarta," jelas Abdul.

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, juga sependapat dengan kebijakan sistem penundaan. Ia menyatakan penambahan titik buffer zone hingga kilometer 97 dan peningkatan dermaga di Pelabuhan Merak akan dilakukan.

Dalam menangani kemacetan, Helldy menyoroti peran masyarakat. Ia mengimbau para pemudik untuk memperhatikan sistem pembelian tiket dan datang ke pelabuhan sesuai tanggal keberangkatan.

"Salah satu penyebab kemacetan ini adalah karena ada yang disebut dengan go show. Go show itu ada dua, go show yang belum beli tiket dan go show yang sudah beli tiket, tetapi sebenarnya bukan tiket tanggal ini," ujar Helldy.

"Tanggal 9 tanggal 10 sudah datang terlebih dahulu ke sini sehingga datang ke sini harus diapakan tentunya enggak bisa dikembalikan makanya kami mengimbau sebaiknya sesuai dengan tanggal atau sesuai dengan tanggal pesanan," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kronologi Penangkapan Penculik Balita Asal Tulungagung di Merak

Kronologi Penangkapan Penculik Balita Asal Tulungagung di Merak

BANTEN
Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

Puncak Arus Balik 2026, Skema TBB Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

NUSANTARA
Arus Balik, 543.440 Pemudik Menuju Merak hingga Sabtu 28 Maret 2026

Arus Balik, 543.440 Pemudik Menuju Merak hingga Sabtu 28 Maret 2026

BANTEN
Arus Balik di Merak Ramai, tetapi 51 Persen Pemudik Belum Kembali

Arus Balik di Merak Ramai, tetapi 51 Persen Pemudik Belum Kembali

BANTEN
71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

71 Kg Sabu Diselundupkan via Merak, Modus Towing Terbongkar

BANTEN
Arus Balik Lebaran, 120.000 Pemudik Padati Pelabuhan Merak

Arus Balik Lebaran, 120.000 Pemudik Padati Pelabuhan Merak

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon