ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Demo Tolak Kenaikan UKT Unsoed Berakhir Ricuh

Senin, 29 April 2024 | 16:33 WIB
DA
AD
Penulis: Dian Aprilianingrum | Editor: AD
Pagar pembatas di kantor Rektorat Universitas Jendral Soedirman(Unsoed) Puwokerto roboh akibat aksi anarkistis mahasiswa, Senin 29 April 2024.
Pagar pembatas di kantor Rektorat Universitas Jendral Soedirman(Unsoed) Puwokerto roboh akibat aksi anarkistis mahasiswa, Senin 29 April 2024. (Beritasatu.com/Dian Aprilia)

Banyumas, Beritasatu.com - Ratusan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto melakukan aksi penolakan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) Senin (29/4/2024).

Aksi yang digelar di depan gedung rektorat sempat memanas, karena terjadi aksi saling dorong antara satuan pengaman kampus dengan massa aksi yang ingin menemui rektor. Massa kemudian bertindak anarkistis hingga memecahkan kaca dan menjebol pintu rektorat kampus.

Akibatnya, pintu kaca di gedung rektorat pecah. Satu orang mahasiswa mengalami luka ringan lantaran terkena pecahan kaca. Massa kemudian merangsek dan menduduki gedung rektorat. Aksi digelar sekitar pukul 13.15 WIB berlanjut hingga ada kepastian keputusan UKT dicabut.

ADVERTISEMENT

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi penolakan UKT pada hari Jumat (26/4/2024). Sebelumnya, mahasiswa juga melakukan aksi di depan gedung Rektorat Unsoed. Dalam aksi sebelumnya, para mahasiswa ditemui rektor Unsoed

Sementara itu, pihak kampus Unsoed pada Senin 29 April 2024 ini telah mengeluarkan rilis keterangan mengenai pencabutan UKT 2024.  Penjelasan terkait pencabutan UKT tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Noor Farid.

Berikut tanggapan resmi Universitas Jendral Soedirman Purwokerto terhadap aspirasi mahasiswa tentang UKT pada 2024.

Rektor Unsoed memenuhi janjinya untuk memberikan jawaban atas aspirasi mahasiswa agar Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2024 tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa dicabut, Senin (29/4/2024) ini.

Setelah rapat dengan pimpinan fakultas se-Unsoed, Ketua lembaga dan unit-unit lainnya, Sabtu (27/4/2024) lalu, rektor menyatakan ketentuan tentang besaran UKT Unsoed tahun pada 2024 tersebut akan dicabut. Selanjutnya, Unsoed akan menerbitkan peraturan baru.

“Ketentuan tentang UKT ini disesuaikan dengan menimbang masukan dari masyarakat, mahasiswa, dan orang tua mahasiswa. Ketentuan baru yang diputuskan pada pertemuan pimpinan hari Sabtu lalu, ini sedang dikonsultasikan oleh rektor ke dirjen dikti hari ini,” jelas Noor Farid.

Sambil menunggu keputusan lebih lanjut, registrasi online bagi calon mahasiswa jalur SNBP dihentikan sementara. “Nanti kembali dibuka, setelah ada keputusan baru. Jadi, jadwal registrasi diundur,” papar dia.

Lebih lanjut, Noor Farid menjelaskan, bagi mahasiswa yang sudah registrasi tidak perlu khawatir, karena nanti akan ada penyesuaian. “Semua akan disesuaikan dengan peraturan baru. Jadi, kalau misalnya ada yang sudah membayar lebih dari ketentuan yang semestinya akan dikembalikan,” tegas dia.

Sementara itu, Ketua Unit Layanan Terpadu (ULT) Unsoed, Dr Ridlwan Kamaluddin menambahkan, bagi mahasiswa atau orang tua yang masih mengalami kebingungan terkait registrasi bisa datang ke ULT, gedung administrasi Unsoed lantai 1.

“Sambil menunggu sistem kembali dibuka, kalau ada yang perlu ditanyakan seputar registrasi, bisa datang ke ULT pada jam kerja atau nanti lewat layanan online yang segera kami rilis,” pungkas Ridlwan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Unsoed Akui Dugaan Kekerasan Seksual, Korban Sudah Dapat Pendampingan

Unsoed Akui Dugaan Kekerasan Seksual, Korban Sudah Dapat Pendampingan

JAWA TENGAH
Unsoed: Penganiayaan Mahasiswa Diduga Terkait Kekerasan Seksual

Unsoed: Penganiayaan Mahasiswa Diduga Terkait Kekerasan Seksual

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon