ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Satgas Kementan: Lumbung Pangan Merauke Bagian Program Strategis Nasional

Jumat, 13 September 2024 | 18:17 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Komandan Satgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
Komandan Satgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com– Komandan Satgas BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa proyek pembangunan lumbung pangan nasional berupa satu juta hektare sawah di Merauke, Papua Selatan, merupakan bagian dari program strategis nasional dan bukan investasi dari proyek swasta.

"Pembangunan sawah seluas satu juta hektare Merauke ini adalah bagian dari program strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman Papua, khususnya di Merauke, Papua Selatan," jelas Ahmad Rizal dikutip dari Antara, Jumat (13/9/2024).

Dikatakannya, program strategis nasional ini dilaksanakan di Merauke karena pemerintah melihat potensi besar dalam sumber daya pertanian di daerah ini. 

ADVERTISEMENT

"Merauke memiliki lahan yang luas, subur, dan datar, serta sumber air yang melimpah, dan kondisi cuaca yang sangat mendukung untuk budidaya padi sepanjang tahun,” ujarnya.

Menurut Rizal, pembangunan sawah satu juta hektare ini akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, seiring dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, serta fasilitas umum dan sosial yang memadai dari tingkat kampung hingga kabupaten.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Distrik Wanam, Merauke, pada akhir Agustus 2024. Ia menyatakan bahwa Merauke akan menjadi salah satu sumber utama penyediaan beras nasional dalam dua tahun ke depan.

“Kita optimistis dalam dua tahun ke depan, Merauke akan memulai swasembada beras plus,” kata Amran.

Dalam proyek pencetakan sawah seluas satu juta hektare ini, juga dibangun berbagai infrastruktur pendukung, termasuk jalan sepanjang 135,5 kilometer yang menghubungkan Ilwayab hingga Ngguti.

Menteri Amran juga sempat meninjau volume saluran air di sepanjang jalan dan menginstruksikan peningkatan lebar serta kedalamannya untuk memaksimalkan irigasi. “Kita desain saluran ini sebagai long storage untuk mengairi 1 juta hektar sawah yang sedang kita cetak,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PKB Desak Langkah Darurat Atasi Dampak Banjir di Lumbung Pangan

PKB Desak Langkah Darurat Atasi Dampak Banjir di Lumbung Pangan

NASIONAL
1 Tahun Prabowo-Gibran: Lumbung Pangan bagi Ketahanan Nasional

1 Tahun Prabowo-Gibran: Lumbung Pangan bagi Ketahanan Nasional

B-PLUS
Bapanas Dorong Swasembada Pangan dari Tingkat Desa

Bapanas Dorong Swasembada Pangan dari Tingkat Desa

EKONOMI
Bapanas Ungkap Strategi Program Lumbung Pangan Nasional 2045

Bapanas Ungkap Strategi Program Lumbung Pangan Nasional 2045

EKONOMI
Bapanas Ingatkan Perkuat Cadangan Pangan hingga Level Kabupaten

Bapanas Ingatkan Perkuat Cadangan Pangan hingga Level Kabupaten

EKONOMI
Strategi Pemkab Konawe untuk Menjadi Lumbung Pangan Nasional

Strategi Pemkab Konawe untuk Menjadi Lumbung Pangan Nasional

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon