ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

WNA Kembali Terjatuh di Gunung Rinjani, Kali Ini Orang Belanda

Kamis, 17 Juli 2025 | 21:03 WIB
MA
MK
Penulis: Muhammad Awaludin | Editor: MBK
Penyelamatan WNA Belanda yang jatuh di Rinjani
Penyelamatan WNA Belanda yang jatuh di Rinjani (Ist/Istimewa)

Lombok Timur, Beritasatu.com – Seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial STVH, yang tinggal di Denmark, mengalami kecelakaan saat menuruni jalur Gunung Rinjani.

Korban dilaporkan terjatuh saat menempuh rute Plawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, yang dikenal cukup ekstrem dan menantang bagi para pendaki. Kantor SAR Mataram segera merespons laporan tersebut dengan melakukan upaya evakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter milik PT SGI Air Bali.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kondisi membahayakan manusia pada pukul 14.00 Wita, Jumat (17/7/2025). Laporan tersebut menyebutkan bahwa seorang WNA perempuan mengalami kecelakaan di jalur Plawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban terjatuh dalam perjalanan dari Plawangan Sembalun ke arah Danau Segara Anak. Lokasinya cukup curam dan berbahaya,” kata Hariyadi

Setelah menerima informasi tersebut, tim Kantor SAR Mataram langsung bergerak cepat. Satu tim penyelamat dari Pos SAR Kayangan dikerahkan dan segera berkoordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), tracking organizer (penyelenggara pendakian), serta porter dan guide yang mendampingi korban.

Menghadapi kondisi medan yang sulit dan potensi memburuknya situasi korban, SAR Mataram memutuskan untuk menggunakan jalur udara. Mereka segera melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Denpasar dan PT SGI Air Bali untuk mengaktifkan helikopter evakuasi.

“Pada pukul 15.45 Wita, helikopter PT SGI Air Bali diberangkatkan dari Bali menuju lokasi kejadian. Estimasi waktu penerbangan sekitar 45 menit,” terang Hariyadi.

Sementara helikopter dalam perjalanan, tim darat dari Pos SAR Kayangan juga digerakkan menuju lokasi. Mereka bertugas untuk menyiapkan area pendaratan serta memberikan bantuan awal jika diperlukan.

Menariknya, lokasi kecelakaan WNA Belanda ini tidak jauh dari lokasi insiden yang dialami seorang WNA asal Swiss pada hari sebelumnya. Dalam kasus sebelumnya, helikopter juga berhasil mendarat di area yang sama, yang berfungsi sebagai helipad darurat di sekitar Danau Segara Anak.

“Pukul 16.41 Wita kami menerima laporan bahwa helikopter berhasil mendarat di lokasi yang sama seperti saat evakuasi WNA Swiss. Lokasi ini cukup ideal untuk pendaratan darurat dan telah dipetakan sebelumnya,” jelas Hariyadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Savana Propok Rinjani Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Savana Propok Rinjani Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

NUSANTARA
Kronologi SAR Mataram Evakuasi Pendaki Malaysia dari Puncak RInjani

Kronologi SAR Mataram Evakuasi Pendaki Malaysia dari Puncak RInjani

NUSANTARA
Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Naik Gunung Rinjani

Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Naik Gunung Rinjani

NUSANTARA
Detik-detik Evakuasi Bule Belgia yang Jatuh di Gunung Rinjani

Detik-detik Evakuasi Bule Belgia yang Jatuh di Gunung Rinjani

NUSANTARA
Intip Persiapan Gunung Rinjani Menuju Destinasi Pendakian Kelas Dunia

Intip Persiapan Gunung Rinjani Menuju Destinasi Pendakian Kelas Dunia

LIFESTYLE
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup mulai 1 Januari 2026, Ini Alasannya

Pendakian Gunung Rinjani Ditutup mulai 1 Januari 2026, Ini Alasannya

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon