Dampak Kebakaran Hebat HPK IKN, 700 Pekerja Mengungsi
Kamis, 2 Oktober 2025 | 09:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kebakaran melanda tower 14 hunian pekerja konstruksi (HPK) 1 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (1/10/2025) sore. Sebanyak 700 pekerja yang terdampak kini dipindahkan sementara ke tower lain.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw mengatakan kebakaran melanda sejumlah kamar hunian pada gedung konstruksi 1 tower 14. Kobaran api telah menghanguskan belasan kamar hunian yang berada di lantai 2, 3, dan 4.
Menurutnya, upaya penanggulangan kebakaran telah dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) dari BPBD Penajam Paser Utara yang menerjunkan 15 armada, terdiri dari tujuh mobil damkar dan delapan truk tangki water suplai. Pemadaman selesai dilakukan pukul 19.00 Wita tadi malam dan dilanjutkan ke pendinginan.
"Seluruh kebakaran sudah berhasil diatasi oleh petugas kami, didukung bersama aparat pemadam kebakaran terkait yang sudah berada di lapangan tepat waktu dan berhasil untuk mengatasi insiden tersebut," kata Troy.
Seluruh pekerja kontruksi IKN yang terdampak kebakaran telah dipindahkan sementara ke tower hunian lainnya.
Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti karena sedang diusut oleh polisi, tetapi dugaan awal akibat arus pendek atau korsleting listrik di salah satu kamar hunian yang kemudian menyambar kasur dan pakaian milik pekerja.
Petugas sempat terkendala saat memadamkan kebakaran HPK IKN. Tim damkar dari BPBD Penajam Paser Utara harus menempuh perjalanan sejauh 45 Kilometer untuk sampai ke lokasi. Bahkan, setibanya di IKN, petugas masih harus berjibaku dengan kondisi jalan yang licin dan berlumpur.
Koordinator Lapangan Damkar Posko Sotek Bambang mengatakan pihaknya menerima laporan musibah kebakaran yang melanda HPK di IKN sekira pukul 17.59 Wita lalu meluncur ke lokasi sekitar 30 menit.
“Kami langsung menuju lokasi HPK dengan jarak tempuh kurang lebih 45 kilometer dengan perkiraan setengah jam,” kata Bambang.
Menurut Bambang, selain terkendala jarak tempuh yang cukup jauh, petugas damkar juga terkendala akses jalan menuju ke lokasi gedung hunian pekerja kontruksi IKN yang berlumpur dan licin, sehingga menyulitkan petugas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




