Pemulihan Jalan Aceh Tengah Terkendala Kelangkaan BBM
Sabtu, 6 Desember 2025 | 17:29 WIB
Aceh, Beritasatu.com – Upaya pembersihan serta pemulihan akses jalan nasional dan jembatan yang menghubungkan Geumpang, Kabupaten Pidie, dengan Pameu, Aceh Tengah, masih belum optimal akibat keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional alat berat.
Kondisi ini membuat pekerjaan berlangsung lambat setelah terjadinya banjir dan longsor.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Chandra Irawan, menjelaskan bahwa gangguan pasokan bahan bakar membuat alat berat kerap berhenti bekerja.
"Selama ini tim harus mencari BBM dari lokasi terdekat dan mengirimkannya ke Geumpang sehingga proses pembersihan longsoran kerap terhenti sementara," kata dia seperti dilansir dari Antara.
Menurut Chandra, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina yang berkomitmen menyalurkan sekitar 1.000 liter BBM per hari untuk memastikan alat berat dapat beroperasi lebih maksimal.
Ia memaparkan bahwa pekerjaan pembersihan jalan nasional tersebut melibatkan empat ekskavator, satu trado, satu wheel loader, satu unit pick up, serta empat dump truck. Setiap alat berat menghabiskan sekitar 150 liter BBM untuk 8 jam kerja, belum termasuk lembur. Dengan suplai BBM yang memadai, pekerjaan diyakini dapat dipercepat.
Hingga saat ini, akses jalan nasional Geumpang–Pameu sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Namun, jalur menuju Kota Takengon sebagai pusat pemerintahan Aceh Tengah masih belum sepenuhnya pulih akibat kerusakan infrastruktur yang cukup berat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




