Jemput Bola, DVI Polri Ambil 2 Sampel DNA Keluarga Korban Pesawat ATR
Minggu, 18 Januari 2026 | 17:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Proses pengumpulan sampel antemortem keluarga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) mulai dilakukan pada Minggu (18/1/2026). Proses itu dilakukan oleh anggota tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri yang bekerja sama dengan sejumlah Biddokkes di wilayah terkait.
Berdasarkan catatan Beritasatu.com, tim DVI Polri sudah menjemput bola di dua lokasi berbeda. Kedua lokasi itu adalah Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Bogor, Jawa Barat.
Lokasi pertama merupakan rumah duka dari Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia ikut dalam pesawat nahas tersebut, dalam rangka menjalankan tugas melakukan pengawasan kelautan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Sementara, satu lokasi lain adalah kediaman keluarga dari pramugari IAT, Esther Aprilita. Ia merupakan satu dari tujuh awak kabin yang bertugas dalam perjalanan pesawat ATR 42-500 itu.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Raharjo Puro, menyebut seluruh data antemortem dari pihak keluarga korban yang tidak bisa hadir langsung, akan dikirim ke Makassar. Nantinya, proses pengolahan data antemortem dan identifikasi korban akan berpusat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
“Seluruh Biddokkes akan dikerahkan (untuk membantu pengumpulan data) dengan berkoordinasi dengan Kapusdokkes Polri untuk melakukan jemput bola,” ujar Djuhandhani pada Minggu (18/1/2026).
Sebelumnya, tim DVI Polri dan Biddokkes Polda Sulsel telah mengambil data antemortem yang telah diambil dari adik kandung kopilot pesawat IAT, Farhan Gunawan. Pengambilan sampel dilakukan di Crisis Center kantor Aviation Security Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Proses identifikasi korban pesawat jatuh mulai berjalan seiring penemuan satu korban di jurang Gunung Bulusaruang, Pangkep, Sulawesi Selatan. Tim DVI bekerja secara hati-hati serta mengedepankan akurasi data guna memastikan hasil identifikasi korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




