ASDP Bakauheni Siapkan 57 Kapal Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 7 Maret 2026 | 01:18 WIB
Kalianda, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menyiapkan 57 kapal untuk melayani penyeberangan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, selama arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. ASDP juga menyiapkan pelabuhan alternatif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan pada periode angkutan Lebaran 2026.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba memastikan seluruh kapal yang akan beroperasi dalam kondisi prima dan siap berlayar. Armada tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Seluruh kapal telah menjalani uji kelayakan bersama Kementerian Perhubungan sehingga dipastikan laik laut dengan memperhatikan aspek keselamatan dan teknis operasional.
Selain mengoptimalkan lintasan utama Bakauheni-Merak, ASDP Cabang Bakauheni juga menyiapkan pelabuhan alternatif guna mendukung kelancaran arus penyeberangan.
Pelabuhan alternatif yang disiapkan, yaitu Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dan Pelabuhan Wika Beton. Pengoperasian pelabuhan tersebut menjadi langkah antisipasi jika terjadi kepadatan di lintasan utama, terutama pada periode puncak arus mudik dan arus balik.
Sejumlah fasilitas penunjang operasional juga dipastikan siap digunakan. Pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan terhadap fasilitas seperti mobile bridge, ramdoor, dan gangway untuk memastikan sarana dan prasarana pelabuhan siap digunakan selama periode angkutan Lebaran 2026.
ASDP juga memastikan standar pelayanan pelabuhan telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan pemerintah.
Selain menyiapkan armada dan fasilitas, ASDP Bakauheni menerapkan kebijakan single tarif. Dalam skema ini, tarif kelas eksekutif disamakan dengan tarif reguler.
Dengan kebijakan tersebut, seluruh kapal yang melayani lintasan Bakauheni-Merak akan menggunakan tarif reguler selama periode arus balik yang diperkirakan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026.
Upaya lain yang dilakukan yaitu penerapan sistem tiba bongkar berangkat untuk mencegah penumpukan penumpang dan kendaraan di area pelabuhan.
Berdasarkan prediksi sementara, puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni diperkirakan terjadi pada 15-16 Ramadan atau mendekati pertengahan Maret 2026. Puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 27-28 Maret 2026.
"Kami memprediksi lonjakan penumpang sebesar 2,11% untuk pejalan kaki dan 1,8% untuk kendaraan roda empat secara gabungan selama periode angkutan Lebaran 2026," kata Partogi dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
ASDP juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk mengantisipasi kepadatan penumpang. Shuttle bus disiapkan untuk mendistribusikan penumpang menuju Dermaga 4, 5, dan 6 apabila diperlukan.
"Dermaga 1, 2, dan 3 akan diprioritaskan karena terkoneksi langsung dengan jalur utama. Selain itu, ASDP menerapkan skema Terminal Berkoordinasi (TBB) guna mempercepat proses pemuatan kendaraan," ujar Partogi.
Melalui skema tersebut, kapal yang tiba dari Merak dapat langsung kembali ke Bakauheni tanpa melakukan pemuatan ulang sehingga frekuensi pelayaran meningkat dan kapasitas angkut kendaraan lebih optimal.
ASDP juga mengoptimalkan sistem geofencing untuk memantau pergerakan kendaraan dan penumpang di area buffer zone.
“Kami akan mengevaluasi titik-titik geofencing untuk memastikan proses screening berjalan efektif,” ungkap Partogi.
ASDP menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi gangguan cuaca yang dapat memengaruhi jadwal pelayaran. Para pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya diimbau merencanakan perjalanan lebih awal serta membeli tiket secara daring untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




