Malam Takbiran di Pakansari, Rudy Susmanto Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: Lebaran Tanpa Kemewahan, Utamakan Kebersamaan
Jumat, 20 Maret 2026 | 21:00 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Suasana malam takbiran di Stadion Pakansari berlangsung meriah. Selain pawai obor dan festival bedug, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan pesan penting yang merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto.
Rudy mengungkapkan, rangkaian kegiatan malam takbiran diawali dengan video conference bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dipimpin oleh Kapolri. Agenda tersebut membahas kesiapan jalur mudik di seluruh wilayah Indonesia.
“Setelah itu, kami bersama masyarakat menggelar pawai obor. Ini tradisi yang selalu ada menjelang Idulfitri maupun Idul Adha, di mana masyarakat berkeliling merayakan malam kemenangan,” ujarnya.
Menurutnya, pawai obor di kawasan Pakansari menjadi simbol kebersamaan warga Kabupaten Bogor yang larut dalam suasana religius dan penuh kegembiraan.
Rudy juga memastikan, pelaksanaan Salat Idulfitri akan digelar di Stadion Pakansari pada pukul 06.45 WIB. Ia mengajak masyarakat untuk membawa perlengkapan ibadah masing-masing.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perayaan Idulfitri tahun ini mengedepankan kesederhanaan, sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Sesuai instruksi dan amanah dari Pak Presiden untuk tidak melakukan open house bermewah-mewahan. Lebih baik kita buat pesta rakyat bersama masyarakat,” jelasnya.
Konsep pesta rakyat tersebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ASN, TNI, Polri, pedagang, hingga pelaku UMKM. Pemerintah Kabupaten Bogor bahkan akan membeli dagangan UMKM yang tidak mudik untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
“Ini momentum lebaran, tidak ada pimpinan atau bawahan. Semua berkumpul bersama merayakan kemenangan,” tambahnya.
Rudy juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan malam takbiran. Ia menyebut, keberagaman latar belakang yang menyatu menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun keharmonisan.
Ia bahkan mencontohkan sosok Komandan Lanud Atang Sandjaja yang beragama Nasrani namun tetap hadir dan berkontribusi dalam pengamanan serta pelayanan masyarakat saat Idul Fitri.
“Ini contoh bahwa kita bisa hidup rukun berdampingan,” katanya.
Terkait cuaca, Rudy mengakui hujan sempat turun dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia optimistis pelaksanaan Salat Idulfitri dapat berjalan lancar. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, seluruh akses masuk stadion akan dibuka. Area parkir yang luas juga disiapkan guna menampung kendaraan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai moda transportasi, mulai dari bus listrik hingga angkutan umum lainnya untuk memudahkan mobilitas warga menuju lokasi.
Di akhir keterangannya, Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami mewakili pemerintah Kabupaten Bogor memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan dan kekhilafan. Selamat Hari Raya Idulfitri,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




