ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Brimob Sulteng Bersihkan Puing Rumah Warga Sigi Terdampak Gempa

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:22 WIB
P
IC
Penulis: Priyatno | Editor: CAH
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis 18 Juni 2026.
Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis 18 Juni 2026. (Beritasatu.com/Priyatno)

Sigi, Beritasatu.com - Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dikerahkan untuk membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (18/6/2026).

Dengan membawa peralatan kerja yang tersedia, personel Brimob bersama warga bergotong-royong menyingkirkan material bangunan yang roboh akibat gempa. Kayu, seng, batu bata, dan berbagai puing bangunan diangkat secara manual demi mempercepat proses pembersihan lingkungan dan membantu warga kembali menata kehidupan mereka.

Tidak hanya mengerahkan personel, Satbrimob Polda Sulteng juga menghadirkan kendaraan khusus (ransus) water treatment untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Selain itu, dapur lapangan brimob turut dioperasikan guna menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga yang masih berada di lokasi terdampak gempa.

ADVERTISEMENT

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan secara terpadu. Di tengah keterbatasan yang dialami warga, ketersediaan air bersih dan makanan menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera dipenuhi agar aktivitas masyarakat dapat berangsur normal kembali. 

"Dalam setiap penanganan bencana, Brimob tidak hanya mengerahkan personel, tetapi juga kemampuan dan peralatan yang kami miliki untuk membantu masyarakat. Kehadiran ransus water treatment dan dapur lapangan merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascagempa," ujar Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, 

Menurutnya, tugas kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian Brimob kepada masyarakat.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Personel kami hadir untuk membantu membersihkan puing-puing, menyediakan air bersih, menyiapkan makanan, sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan," tambahnya. 

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran Brimob dinilai tidak hanya membantu mempercepat proses pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

1 Tewas dan 466 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng

1 Tewas dan 466 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng

NUSANTARA
Gempa M 6,7 Palu Jadi Alarm Ancaman Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

Gempa M 6,7 Palu Jadi Alarm Ancaman Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

NUSANTARA
Update Gempa Palu Sulteng: 29 Warga Terluka dan 47 Rumah Rusak

Update Gempa Palu Sulteng: 29 Warga Terluka dan 47 Rumah Rusak

NUSANTARA
Panik Gempa Magnitudo 6,7, Warga Palu Menjauh dari Pesisir Pantai

Panik Gempa Magnitudo 6,7, Warga Palu Menjauh dari Pesisir Pantai

NUSANTARA
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Warga Berhamburan Keluar Rumah

NUSANTARA
Gempa Filipina Sebabkan Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter

Gempa Filipina Sebabkan Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon