ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNPB Ambil Alih Penanganan Darurat Gempa Palu Magnitudo 6,7

Jumat, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB
MS
JS
Penulis: Moh. Sukri | Editor: JJS
Ilustrasi gempa Palu.
Ilustrasi gempa Palu. (BNPB)

Palu, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi mengambil alih penanganan darurat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh kebutuhan korban terdampak terpenuhi di lapangan.

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto turun ke Kabupaten Sigi untuk meninjau kondisi wilayah terdampak, Jumat (19/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal, khususnya di Kecamatan Nokilalaki yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak terparah.

ADVERTISEMENT

Dalam peninjauan itu, BNPB menegaskan akan memperkuat koordinasi penanganan bencana di tingkat pusat dan daerah. Fokus utama diarahkan pada percepatan distribusi bantuan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa.

BNPB juga menurunkan satu tim khusus ke Kabupaten Sigi untuk mengawal operasional penanganan darurat di lapangan. Tim ini bertugas memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, kebutuhan pengungsi terpenuhi, serta layanan dasar tetap berjalan.

Selain itu, BNPB berencana mengganti tenda darurat yang saat ini digunakan warga dengan fasilitas yang lebih layak. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung.

Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana.

“Mulai dari kebutuhan pangan, layanan kesehatan, hingga tempat tinggal sementara akan terus dipenuhi selama proses penanganan berlangsung,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Sementara itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke wilayah terdampak.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi masyarakat pascagempa serta memastikan proses penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Hingga saat ini, BNPB bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan warga terdampak.

Penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan percepatan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak gempa Sulawesi Tengah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Waspada! 4 Wilayah di Sulteng Berpotensi Likuefaksi Pascagempa M 6,7

Waspada! 4 Wilayah di Sulteng Berpotensi Likuefaksi Pascagempa M 6,7

NUSANTARA
Kementerian PU Bergerak Cepat Atasi Dampak Gempa Palu

Kementerian PU Bergerak Cepat Atasi Dampak Gempa Palu

NUSANTARA
BMKG: Gempa Susulan Palu Masih Terus Terjadi

BMKG: Gempa Susulan Palu Masih Terus Terjadi

NUSANTARA
Mensos Pastikan Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Tersalurkan

Mensos Pastikan Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Tersalurkan

NUSANTARA
1 Tewas dan 466 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng

1 Tewas dan 466 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng

NUSANTARA
Gempa M 6,7 Palu Jadi Alarm Ancaman Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

Gempa M 6,7 Palu Jadi Alarm Ancaman Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon