Vaksin Covid-19 Curevac Hanya Efektif 47 Persen di Uji Coba Fase Akhir
Kamis, 17 Juni 2021 | 07:58 WIB
Tubingen, Beritasatu.com - Perusahaan bioteknologi Jerman, Curevac, pada Rabu (16/6/2021) waktu setempat mengungkapkan, vaksin Covid--19 buatannya hanya efektif 47 persen dalam uji coba tahap akhir. Hal tersebut memupuskan tujuan utama studi sekaligus meragukan rencana pengiriman ratusan juta dosis vaksin ke Uni Eropa.
Keampuhan mengecewakan dari suntikan yang dikenal CVnCoV datang dari analisis sementara berdasarkan 134 kasus Covid-19 dalam studi yang melibatkan sekitar 40.000 partisipan di Eropa dan Amerika Latin.
Sebagai satu-satunya kontrak pemasok utama Curevac, Uni Eropa pada November mengamankan hingga 405 juta dosis vaksin tersebut, dengan opsi 180 juta dosis. Itu diikuti oleh nota kesepahaman dengan Jerman untuk 20 juta dosis lainnya.
Pihak perusahaan mengaku, sedikitnya 13 varian virus menyumbang infeksi di antara studi populasi tersebut. Mereka menjelaskan, versi asli Covid-19 yang muncul di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir 2019 "hampir sama sekali tidak ada" dalam uji coba sejauh ini.
Saham Curevac yang diperdagangkan di pasar saham AS terjun bebas 48 persen menjadi US$ 49,00 (Rp 706.000) menyusul publikasi data tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




