ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banyak Anak Kehilangan Orang Tua karena Covid-19, KPAI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:06 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Anak-anak yang terinfeksi Covid-19 sedang berolahraga di Wisma Atlet.
Anak-anak yang terinfeksi Covid-19 sedang berolahraga di Wisma Atlet. (ID/Dokumentasi)

Jakarta, Beritasatu.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh 23 Juli 2021 kembali diperingati dalam suasana pandemi Covid-19. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan pandemi telah membawa krisis atas hak anak karena sejumlah anak terpaksa kehilangan orang tua atau pengasuhnya.

Oleh karena itu, KPAI mendorong pemerintah khususnya di daerah (pemda) agar bertanggung jawab dan memastikan pemenuhan hak anak yang terdampak Covid-19, baik dari pendidikan maupun pengasuhannya.

"Pandemi Covid-19 jangan hanya dilihat dari sisi angka statistik saja. Ada sisi manusiawi lain yang harus mendapatkan perhatian, yaitu dampak langsung pada orang dan keluarga yang sakit khususnya anak-anak," kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti, dalam pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (22/7/2021).

Retno mengatakan, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus meningkat sehingga bisa menyebabkan anak-anak kehilangan kedua atau salah satu orang tuanya. KPAI meminta negara hadir untuk melindungi anak-anak karena masa depan mereka masih panjang.

ADVERTISEMENT

"KPAI mendorong adanya penelusuran dan pemilahan data oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dari 76.200 orang pasien Covid-19 yang meninggal (data per 20 Juli 2021), berapa orang usia produktif, berapa yang menjadi tulang punggung keluarga, berapa jumlah anak yang dimiliki, dan berapa usianya," ujar Retno.

Menurut Retno, data tersebut juga harus mencakup lebih rinci termasuk domisili anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya agar ditangani pemda secara langsung. Retno mengatakan pendataan bisa dilakukan dengan mengaktifkan peran Dinas Dukcapil setempat berdasarkan kartu keluarga yang diperbarui jika ada keluarga yang meninggal dunia.

Retno menegaskan pemda harus memastikan anak-anak tersebut terpenuhi keberlangsungan hak atas pendidikannya, pengasuhan keluarga terdekat, dan hak kesehatan. Penanganan tersebut memerlukan kehadiran negara serta dukungan APBN dan APBD demi kelangsungan hidup dan masa depan anak-anak yang masih di bawah umur.

"Pengasuhan anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19, harus dipastikan dilakukan oleh kerabat/keluarga besar mereka. Sedangkan panti asuhan seharusnya menjadi pilihan terakhir," ujarnya.

KPAI, tambah Retno, juga mendorong kampanye di media sosial atau media massa terkait proses hukum dalam hal adopsi. Dikhawatirkan permohonan mengadopsi anak-anak yatim piatu yang muncul di media sosial bisa membuat anak-anak rentan terhadap perdagangan dan pelecehan anak.

Anak-anak juga membutuhkan konseling untuk mengatasi kesedihan dan traumanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Anak di Bekasi, Fatma Saifullah: Anak Berhak Tumbuh di Lingkungan Aman

Peringati Hari Anak di Bekasi, Fatma Saifullah: Anak Berhak Tumbuh di Lingkungan Aman

NASIONAL
Tumbuhkan Cinta Lingkungan, Pertamina dan Siswa SD Tanam Puluhan Ribu Mangrove

Tumbuhkan Cinta Lingkungan, Pertamina dan Siswa SD Tanam Puluhan Ribu Mangrove

EKONOMI
Festival Anak Indonesia Hebat 2025, Fatma Saifullah Dorong Kolaborasi Semesta untuk Pemenuhan Hak Anak

Festival Anak Indonesia Hebat 2025, Fatma Saifullah Dorong Kolaborasi Semesta untuk Pemenuhan Hak Anak

NASIONAL
Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Dukung Pendidikan Karakter Anak Lewat Kegiatan Agroedukasi

Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Dukung Pendidikan Karakter Anak Lewat Kegiatan Agroedukasi

EKONOMI
Hari Anak Nasional, Rano Karno Harap Tawuran Pelajar Bisa Ditekan

Hari Anak Nasional, Rano Karno Harap Tawuran Pelajar Bisa Ditekan

JAKARTA
Hari Anak Nasional 2025, Pertamina Majukan Anak Indonesia Melalui Program Community Involvement and Development

Hari Anak Nasional 2025, Pertamina Majukan Anak Indonesia Melalui Program Community Involvement and Development

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon