Tragedi Kanjuruhan: Gas Air Mata Ditembakkan di Babak Ke-2
Minggu, 9 Oktober 2022 | 20:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya mengungkapkan penembakan gas air mata kepada suporter terjadi saat pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya memasuki babak ke-2. Hal tersebut menjadi salah satu fakta yang terjadi pada Tragedi Kanjuruhan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil.
Anggota LBH Surabaya, Jauhar Kurniawan, pada acara konferensi pers Pemaparan Hasil Investigasi yang dilakukan secara digital melalui Zoom dan kanal Youtube Yayasan LBH Indonesia, Minggu (9/10/2022) mengatakan pada detik-detik awal pertandingan babak ke 2 memang terlihat ada suporter yang turun ke lapangan. Tetapi, bukan untuk melakukan kekerasan namun untuk memberikan semangat dan ucapan terima kasih kepada para pemain karena sudah bermain dengan maksimal dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya.
Setelah itu, dia menambahkan, mulai banyak suporter yang ikut turun ke lapangan dan di saat itu dia memaparkan para suporter sudah mulai didorong mundur oleh aparat keamanan. Pada titik tersebut situasi di stadion mulai berbeda dan memanas.
"Namun entah bagaimana di tribun selatan, suporter ditembakkan gas air mata," ungkap Jauhar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




