Hasto Ungkap Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan sejarah penetapan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober adalah hasil kolaborasi dan perjuangan kaum santri dan non-santri (nasionalis) yang peduli pada persatuan nasional.
"Secara resmi, peringatan Hari Santri Nasional muncul karena Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri yang diteken pada tanggal 15 Oktober 2015. Tapi, jauh di balik itu, ada sejarah perjuangan kelompok non-santri yang perlu terus diungkap," kata dia melalui keterangan pers di Jakarta, Sabtu (22/10/2022), menanggapi peringatan Hari Santri Nasional.
Tokoh di balik lahirnya Hari Santri adalah pimpinan pesantren KH Thoriq bin Ziyad dan Ahmad Basarah, yang kini menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan.
Menurut penulis buku "Suara Kebangsaan" itu, gagasan Hari Santri Nasional muncul dari kegelisahan KH Thoriq Bin Ziyad, pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




