Hasto Ungkap Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:33 WIB
Pada 27 Juni 2014, ketika Pilpres sedang berlangsung, Ahmad Basarah sengaja mengajak Joko Widodo ke Pesantren Babussalam Malang asuhan KH Thoriq bin Ziyad. Di pesantren inilah mereka membicarakan kontrak politik membuat peringatan Hari Santri Nasional.
"Dari kolega saya Ahmad Basarah, saya mendengar cerita bahwa Pak Jokowi memenuhi permintaan KH Thoriq Bin Ziyad dan para alim ulama yang hadir di pesantren Babussalam itu bahwa di akhir pidato kampanyenya dia akan menyatakan insya Allah jika dia terpilih jadi presiden, Jokowi akan menetapkan Hari Santri Nasional. Inilah sejarah penetapan hari santri di Indonesia yang harus selalu diingat semua generasi bangsa," kata Hasto menegaskan.
Ketika Jokowi memenangkan Pilpres 2014, lanjut Hasto, pada 22 Oktober 2015 sebagai presiden ia secara resmi mengeluarkan Keppres No. 22 Tahun 2015 yang menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
"Ini adalah kolaborasi yang cantik antara kelompok santri yang dimotori KH Thoriq bin Ziyad dengan kelompok non-santri yang dimotori Ahmad Basarah dan Jokowi dalam menetapkan Hari Santri Nasional,’’ ujar doktor Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan itu.
Sebagai aktivis dan politisi dari kelompok nasionalis, Hasto mengaku gembira penetapan Hari Santri Nasional justru diprakarsai oleh kalangan non-santri seperti Ahmad Basarah dan diwujudkan oleh seorang presiden yang datang dan diusung oleh PDI Perjuangan.
Semua itu, tambah dia, adalah wujud apresiasi kaum nasionalis kepada kaum santri yang dulu mengangkat senjata melawan tentara Netherland Indies Civil Administration (NICA) pada 22 Oktober 1945 berbekal fatwa jihad KH Hasyim Asy’ari.
"Kolaborasi kaum nasionalis, kaum santri, plus tentara nasional harus terus diwujudkan untuk membangun Indonesia yang dihuni beragam suku dan penganut agama. Tanpa kolaborasi seperti ini, apa yang terjadi hanyalah segregasi sosial berdasarkan suku dan agama, dan itu sangat berbahaya untuk persatuan dan kesatuan bangsa," ucap dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




